Berita Surabaya

'Dulu Emak Sering Gadaikan Baju Agar Supriadi Bisa Gabung Sekolah Sepakbola'

Kisah Supriadi, dulu sang emak sering gadaikan baju agar bisa ikut SSB, kini ia ganti diberi hadiah

'Dulu Emak Sering Gadaikan Baju Agar Supriadi Bisa Gabung Sekolah Sepakbola'
surya/nuraini faiq
Supriadi jelang menerima penghargaan dari Wali Kota Surabaya, Jumat (17/8/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Ibunda Supriadi, Kalsum, hanya bisa menatap bangga saat Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memberikan penghargaan khusus kepada pemain Timnas U-16 itu di lapangan Balai Kota Surabaya, Jumat (17/8/2018).

Dari kejauhan tampak Supriadi juga disalami banyak pejabat Kota Surabaya.

Hampir semua pimpinan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Surabaya memberi ucapan selamat kepada Supriadi.

Ada Ketua DPRD Surabaya Armuji, Kaolrestabes Surabaya, Danrem, dan banyak pejabat teras lainnya. Mereka juga mengajak foto Supriadi.

Kalsum yang duduk di kursi undangan terus menatap haru melihat putra bungsunya itu direbutkan banyak orang.

"Lha kok banyak yang memfoto," ucap Kalsum.

Emak Supriadi menangis haru di Balai Kota Surabaya, Jumat (17/8/2018).
Emak Supriadi menangis haru di Balai Kota Surabaya, Jumat (17/8/2018). (surya/nuraini faiq)

Perempuan penjual rujak dan lontong sayur ini masih ingat empat tahun lalu menjadi masa memilukan bagi Supriadi.

Orang tuanya menggadaikan baju untuk mendaftarkan anaknya masuk sekolah sepakbola.

"Gombal kulo lebokno geden (menggadaikan baju) agar anak saya bisa mendaftar SSB. Saat itu dapat Rp 60.000 untuk mendaftarkan Supri di SSB," kenang Kalsum.

Dia mendaftar setelah sebelumnya menjadi pupuk bawang (pra pemain) dengan sekali ikut latihan membayar Rp 1.000.

Halaman
123
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help