Berita Gresik

Ditanya Penetapan Tersangka Dugaan Korupsi Dana Kapitasi Puskesmas, begini Jawaban Kajari Gresik

Kepala Kejaksaan Negeri Gresik Pandoe Pramoekertika enggan menjelaskan perkembangan penyelidikan dugaan korupsi.

Ditanya Penetapan Tersangka Dugaan Korupsi Dana Kapitasi Puskesmas, begini Jawaban Kajari Gresik
SURYAOnline/sugiyono
DIPERIKSA - Kepala Dinkes Kabupaten Gresik dr Nurul Dholam sedang menjalani pemeriksaan sebagai saksi di ruang penyidik Pidsus Kejari Gresik, Kamis (16/8/2018). 

SURYA.co.id | GRESIK - Kepala Kejaksaan Negeri Gresik Pandoe Pramoekertika enggan menjelaskan perkembangan penyelidikan dugaan korupsi dana kapitasi atau dana jasa pelayanan pasien di Puskesmas se Kabupaten Gresik.

"Tidak ada," kata Pandoe dengan singkat sambil meninggalkan area resepsi kemerdekaan yang digelar Pemkab Gresik di gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) Jl Jaksa Agung Suprapto, Kecamatan Gresik, Jumat (17/8/2018).

Penyidik Pidsus Kejari Gresik telah memanggil beberapa saksi terkait dugaan kasus korupsi dana kapitasi yang melibatkan pejabat di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gresik. 

Sementara Kasi Pidsus Kejari Gresik Andrie Dwi Subianto, mengatakan bahwa akan menyatakan secara terbuka jika hasil penyelidikan telah menemukan bukti-bukti dan tersangka.

Menurutnya,  penyidik sangat berhati-hati untuk mencegah terjadinya sidang praperadilan.

"Kalau ada perkembangan pasti akan kita sampaikan. Tapi saat ini kita berhati-hati untuk menjawab jika ada sidang praperadilan," kata Andrie.

 Andrie mengatakan setelah pemanggilan saksi-saksi, penyidik akan melakukan ekspos internal untuk mengetahui siapa yang dijadikan tersangka.

"Kita harus ekspos internal dulu. Baru bisa menetapkan tersangka. Nanti kalau diperlukan keterangan saksi -saksi lagi akan dilakukan pemanggilan. Berikan kami waktu untuk bekerja sesuai tahapan," imbuhnya.

Sejak penggeledahan di Kantor Dinkes dan rumah pribadi dr Nurul Dholam pada Senin (6/8/2018), penyidik telah memanggil banyak saksi.

Di antaranya, 32 Kepala dan Bendahara Puskesmas se Kabupaten Gresik, saksi dari pejabat Dinkes Kabupaten Gresik, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Gresik, Sekretaris Pribadi Kadinkes, Kadinkes dan Sekretaris Dinkes Kabupaten Gresik.

Tim Pidsus Kejari Gresik bahkan telah memastikan dari dugaan korupsi dana kapitasi pada 2016-2017 di Dinkes Kabupaten Gresik tersebut telah ada kerugian negara sekitar Rp 500 juta.

Penulis: Sugiyono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help