Berita Bangkalan

Bangun Museum Islam Pertama di Indonesia, Khofifah Bakal Temui Bupati Bangkalan

Tidak hanya sekedar Museum Islam, di samping museum itu rencananya juga akan dibangun masjid spektakuler

Bangun Museum Islam Pertama di Indonesia, Khofifah Bakal Temui Bupati Bangkalan
surya/istimewa
Khofifah Indar Parawansa berfoto bersama mahasiswa usai memberi materi dalam kegiatan mahasiswa baru Universitas Trunojoyo Madura, Jumat (17/8/2018). 

SURYA.co.id | BANGKALAN - Wajah Madura siap dipoles Gubernur Jawa Timur terpilih 2019 2024 Khofifah Indar Parawansa. Salah satu rencana terdekat adalah membangun Museum Islam pertama di Indonesia.

Museum Islam ini akan dibangun  di pintu masuk Madura, yaitu Bangkalan tepatnya di sisi kanan atau kiri gerbang keluar Jembatan Suramadu. Tidak hanya sekedar Museum Islam, di samping museum itu rencananya juga akan dibangun masjid spektakuler sebagai ikon religiusitas warga Madura.

Rencana ini tinggal menunggu pertemuan dengan Bupati Bangkalan sebagai upaya Khofifah untuk mendapatkan lahan hibah. Lahan hibah di sekitar Suramadu itu yang nantinya dipakai untuk lokasi museum Islam dan masjid yang digadang menjadi masjid spektakuler tersebut.

"Jadi saya mendapatkan tawaran dari teman, jika bisa dihibahkan tanah kanan atau kiri keluar dari Suramadu, teman saya mau membangun Museum Islam dan Masjid Spekatakuler," kata Khofifah yang diwawancara usai memberi materi di depan mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura, Jumat (17/8/2018).

Tawaran itu bahkan diutarakan sekitar dua pekan usai hitung cepat Pilgub Jawa Timur.

Namun rekan pengusaha Khofifah itu mengatakan, dia hanya mau membangun saja. Sedangkan lahannya diharapkan bisa didapatkan dari hibah pemerintah.

Perpaduan Museum Islam dan masjid spektakuler ini diyakini bisa menjadi daya tarik bagi Madura. Dan memperkuat kearifan lokal warga Madura yang memang dikenal bersifat religius.

"Teman saya ini sempat melihat prototipe, ada masjid spektakuler di samping museum Islam yaitu di Kuala Lumpur Malaysia. Saya kebetulan juga sudah sempat ke sana, dan memang indah. Terlebih saat ini di Indonesia belum punya museum tentang Islam," imbuh Khofifah.

Oleh karena itu Khofifah berharap dalam waktu dekat bisa ketemu dengan Bupati Bangkalan.

Sebab pengusaha yang tak ingin disebutkan namanya oleh Khofifah ini sudah siap membangun begitu tanahnya juga siap.

"Dia sudah siap membangun, sedangkan tanahnya hibah dari pemerintah daerah karena beliau juga akan hibah nanti sistemnya," kata Khofifah.

Masjid yang spektakuler ini nantinya juga akan dijadikan sebagai pengembangan keilmuan Islam, wisata religius yang tak hanya bisa menjadi kebanggaan warga Madura saja. Tapi juga Jawa Timur dan juga Indonesia.

"Semoga nanti kita bisa segera mendapatkan tanah hibah dari Pemkab. Sebab saya ingin wisatawan begitu masuk Madura setelah keluar dari Suramadu, yang dilihat adalah wajah pertama Madura, yaitu wajah religius," tambah wanita yang juga Ketua Umum PP Muslimat NU ini.

Sebelum nantinya bisa dilanjut dengan titik wisata religius lainnya seperti di Syaichona Cholil, di Pamekasan, maupun Sumenep.

"Jadi begitu lihat museum Islam dan juga masjid yang spektakuler, maka akan langsung terasa teduhnya suasana religius di Madura," pungkas Khofifah.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help