Liputan Khusus

Pencapaian AirNav Indonesia di Atas Rata-rata Dunia

AirNav Indonesia menorehkan sederet prestasi yang membanggakan. Tetapi, ada orang-orang dengan pekerjaan menantang di balik itu semua.

Pencapaian AirNav Indonesia di Atas Rata-rata Dunia
surabaya.tribunnews.com/aflahul abidin
Pemandangan di Bandara Juanda Sidoarjo dari ketinggian menara ATC 

“Pengaturan lalu lintas udara di wilayah Indonesia dibentuk dari amanah Undang undang, Airnav tidak profit oriented tapi lebih mengedepankan pelayanan,” kata M Khatim, GM Airnav Indonesia Bandara Internasional Juanda.

Menurut Khatim, ada tiga hal pokok yang dilakukan AirNav dari pembayaran navigasi penerbangan. Antara lain, investasi alat, biaya operasional dan peningkatan mutu pelayanan.

Beberapa terobosan sudah dilakukan Airnav Indonesia, selain tugas pokoknya memberikan layanan navigasi penerbangan yang aman, baik di darat maupun di udara.

Dalam perjalanannya AirNav Indonesia Bandara Juanda juga mampu meningkatkan pencapaian on time performance (OTP) lebih baik, pesawat jarang delay dan keselamatan penerbangan juga semakin baik.

“AirNav mendapat nilai yang sangat bagus dalam pelayanan dan keselamatan dari ICAO (International Civil Aviation Organization). Capaian AirNav Indonesia bahkan di atas rata-rata dunia pada audit keselamatan,” jelas Khatim.

Pada audit keselamatan penerbangan itu AirNav meraih 81, nilai ini melampauai nilai rata-rata pemenuhan standar keselamatan penerbangan dunia yakni di angka 61. “Capaian yang bagus ini tidak lepas dari sinergitas seluruh komunitas yang ada di area bandara,” kata Khatim.

Suasana di dalam ruang kontrol menara ATC bandara Juanda, Sidoarjo
Suasana di dalam ruang kontrol menara ATC bandara Juanda, Sidoarjo (surabaya.tribunnews.com/aflahul abidin)

Tepat waktu

Kerjasama yang baik antar-stakeholder di Bandara Juanda juga berdampak terhadap membaiknya pelayanan penerbangan di bandara terpadat kedua setelah Bandara Soekarno-Hatta itu. Terakhir, PT Angkasa Pura 1 Juanda meraih status sebagai bandara paling tepat waktu selama April 2018 dengan tingkat on time performance (OTP) 95,5 persen.

Penilaian itu berdasarkan hasil riset independen yang dilakukan lembaga perjalanan udara terkemuka asal Inggris, OAG.

"OTP sangat didukung oleh stakeholder terkait seperti maskapai, pertamina, ground handling, TNI AL dan AirNav," kata GM Bandara Juanda, Heru Prasetyo.

Halaman
1234
Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help