Liputan Khusus

Pencapaian AirNav Indonesia di Atas Rata-rata Dunia

AirNav Indonesia menorehkan sederet prestasi yang membanggakan. Tetapi, ada orang-orang dengan pekerjaan menantang di balik itu semua.

Pencapaian AirNav Indonesia di Atas Rata-rata Dunia
surabaya.tribunnews.com/aflahul abidin
Pemandangan di Bandara Juanda Sidoarjo dari ketinggian menara ATC 

“Pembagian sistem kerja kita shif-shifan. Jam 7 pagi sampai 1 siang. Jam 1 siang sampai 7 malam. Dan 7 malam sampai 7 pagi,” kata Iwan.

Menurut Iwan, memandu pergerakan pesawat mulai dari apron, taxi way hingga area landas pacu, bahkan ketika pesawat sudah berada di angkasa membutuhkan konsentrasi yang tinggi. Seorang ATC tidak boleh terlambat menyampaikan informasi tentang pergerakan pesawat yang dipandunya. Salah sedikit saja bisa fatal.

Hal-hal inilah yang selalu menjadi perhatian para kru Air Traffic Service (ATS), Airnav Indonesia, Bandara Internasional Juanda Sidoarjo. Para ATC yang setiap hari berkecimpung di dunia navigasi udara ini, harus dalam kondisi fresh dan sehat.

Ketika sedang bertugas, seorang ATC tidak boleh ada beban apapun selain fokus melayani navigasi udara.

“Setiap hendak bertugas selalu dicek kesehatan baik fisik maupun mental. Hal ini untuk memastikan mereka benar- benar dalam kondisi fit,” kata Iwan.

Tidak semua orang bisa masuk ke tower ATC. Di pintu menuju Visual Flight Rules (VFR) Room terpasang tulisan daerah keamanan terbatas, dilarang masuk tanpa wewenang. Area ruang utama Aerodrome Control benar-benar sangat steril.

Baik di atas tower maupun di terminal radar bawah, petugas ATC harus selalu menjaga konsentrasi.

“Di radar bawah ini mereka harus mengawasi sekitar 450 pesawat setiap hari, ada yang melintas saja dan take off-landing,” kata Faisal Risa, Junior Manager Air Traffic Flow Management & Air Traffic System.

Pemandangan di Bandara Juanda Sidoarjo dari ketinggian menara ATC
Pemandangan di Bandara Juanda Sidoarjo dari ketinggian menara ATC (surabaya.tribunnews.com/aflahul abidin)

Mutu pelayanan

Secara administrasi AirNav Indonesia belum lama terbentuk. AirNav Indonesia didirikan pada 13 September 2012 melalui PP Nomor 77 Tahun 2012. AirNav merupakan BUMN Indonesia yang bergerak di bidang usaha pelayanan navigasi udara.

Halaman
1234
Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved