Berita Gresik

Dikawal 2 Pengacara, Kepala Dinkes Gresik Beri Keterangan ke Kejari Terkait Dugaan Korupsi Ini

Kepala Dinkes Gresik, dr Nurul Dholam, datang ke Kantor Kejari Gresik dikawal dua pengacara.

Dikawal 2 Pengacara, Kepala Dinkes Gresik Beri Keterangan ke Kejari Terkait Dugaan Korupsi Ini
surya/sugiyono
Kepala Dinkes Kabupaten Gresik dr Nurul Dholam (Baju batik) memberikan keterangan kepada penyidik Pidsus Kejari Gresik, Kamis (16/8/2018). 

SURYA.co.id | GRESIK - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gresik, dr Nurul Dholam, datang ke Kantor Kejari Gresik dikawal dua pengacara. Kedatangannya terkait dugaan korupsi dana kapitasi atau dana jasa pelayanan pasien dari BPJS Kesehatan ke Puskesmas se Kabupaten Gresik.

Nurul Dholam datang di Kantor Kejari Gresik sekitar pukul 9.00 WIB. Dengan dikawal dua pengacara langsung masuk ruang penyidik Pidsus.

Dari kedatangan dr Nurul Dholam, Kasi Pidsus Kejari Gresik Andrie Dwi Subianto belum mau memberikan keterangan secara panjang lebar.

"Sekarang masih memeriksa, nanti saja," kata Andrie, Kamis (16/8/2018).

Sebelumnya, Andrie pernah menyampaikan bahwa jika ada kuasa hukum yang mendampingi saksi diperbolehkan, asal tidak mempengaruhi keterangan saksi.

"Kuasa hukum boleh mendampingi tapi tidak boleh mempengaruhi keterangan saksi," katanya.

Sementara tim kuasa hukum dr Nurul Dholam juga enggan memberikan keterangan.

"Saya hanya mendampingi saja. Sebab semua orang yang berperkara boleh didampingi kuasa hukum dari awal sampai akhir," kata Nasichin saat menunggu di ruang tunggu Kantor Kejari Gresik.

Diketahui, kasus dugaan korupsi dana kapitasi di Dinkes Kabupaten Gresik, tim penyidik Pidsus Kejari Gresik telah menggeledah Kantor Dinkes dan rumah pribadi dr Nurul Dholam, pada Senin (6/8/2018).

Dari kasus tersebut telah memanggil beberapa saksi, di antara 64 Kepala Puskesmas dan Bendahara, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Gresik dr Galih Anjungsari, 3 pejabat Dinkes dan seorang mantan bendahara Dinkes.

Dari kasus tersebut diduga ada kerugian negara sebesar Rp 500 juta lebih. Namun, pihak penyidik Pidsus Kejari Gresik masih menghitung ulang jumlah kerugian negara itu.

Penulis: Sugiyono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved