Berita Tuban

Demi Antre Pencairan Beasiswa, 116 Pelajar di Tuban Rela Tinggalkan Kelas

Ratusan pelajar SMK di Tuban terpaksa meninggalkan kelas demi pencairan beasiswa di bank. Menurut sekolah ada miskomunikasi.

Demi Antre Pencairan Beasiswa, 116 Pelajar di Tuban Rela Tinggalkan Kelas
surabaya.tribunnews.com/m sudarsono
Para pelajar yang menunggu pencairan beasiswa di kantor BNI, Kamis, 16 Agustus 2018 

SURYA.co.id | TUBAN - Ratusan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri Singgahan terlihat memadati halaman dan juga ruang kantor cabang BNI Tuban, Kamis. 16 Agustus 2018.

Para pelajar yang sebagian besar berseragam Pramuka tersebut sudah ada di lokasi sejak pukul 10.30 WIB, dan hingga pukul 15.30 juga masih memadati bank BNI.

Mereka rela meninggalkan pelajaran kelas demi untuk membuat rekening dan mencairkan beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP).

Salah seorang siswi kelas 3, Dyah Ayu Nur Alfinia (17) mengatakan, kedatangannya bersama teman-teman sekolah adalah untuk membuat buku tabungan serta mencairkan beasiswa.

Dia menjelaskan, berdasarkan pengalaman, pencairan biasanya dilakukan satu tahun dua kali, atau bahkan atau digabungkan satu tahun cukup sekali.

"Ini masih nunggu pencairan dana beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP). Ya cuma ikut satu pelajaran saja, sisanya tidak ikut," ujar Dyah kepada wartawan di halaman depan Bank.

Baca: Di SMKN 4 Malang, Siswa Mengenal Nusantara BUMN Belajar Mesin Percetakan Bareng Sebaya

Sementara itu, pihak Sekolah menyatakan, ada 116 siswa yang datang ke Bank, rinciannya adalah 38 sudah punya rekening dan 78 siswa belum punya rekening.

Terkait banyaknya siswa yang antri di bank, diakui pihak sekolah ada miskomunikasi. Harusnya yang sudah punya rekening tidak perlu datang ke bank.

"Ya ada miskomunikasi, tapi Alhamdulillah sudah beres semua," terang petugas tata usaha SMKN Singgahan, Heppi Hani.

Pemimpin bidang pelayanan nasabah BNI Tuban, Saut Sitantang menyatakan, berkaitan dengan adanya ratusan siswa yang datang di bank itu merupakan inisiatif pihak sekolah.

Setelah adanya komunikasi untuk pencairan, pihak sekolah menginformasikan akan datang ke bank.

"Ya kita layani dengan baik, namun ada ketidakcocokan data yang disodorkan oleh pihak sekolah. Sehingga terjadi antrian yang cukup banyak hingga sore," pungkasnya.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help