Berita Gresik

Terkait Dugaan Korupsi Dana Kapitasi di Dinkes Gresik, Penyidik Kejari Panggil Kepala BPJS

Kepala BPJS Kesehatan Gresik turut dipanggil penyidik Kejari yang sedang melakukan penyelidikan dugaan korupsi dana kapitasi

Terkait Dugaan Korupsi Dana Kapitasi di Dinkes Gresik, Penyidik Kejari Panggil Kepala BPJS
surabaya.tribunnews.com/sugiyono
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Gresik, dr Galih Anjungsari, setelah memenuhi panggilan tim penyidik Pidsus Kejari Gresik, Rabu (15/8/2018). 

SURYA.co.id | GRESIK - Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kabupaten Gresik, dr Galih Anjungsari memenuhi panggilan Tim penyidik Pidana khusus Kejaksaan Negeri Gresik, Rabu (15/8/2018).

Pemanggilan itu terkait dugaan korupsi dana kapitasi di Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik.

Galih didampingi 3 stafnya datang ke Kantor Kejari Gresik sekitar pukul 9.00 WIB dan langsung masuk ke ruang penyidik pidsus Kejari Gresik.

Kemudian pukul 12.00 WIB istirahat untuk melakukan Sholat Dhuhur.

Sampai akhirnya pukul 14.30 WIB baru meninggalkan Kantor Kejari Gresik Jl Raya Pertama Kecamatan Kebomas.

Kasi Pidsus Kejari Gresik Andrie Dwi Subianto, mengatakan, pemanggilan kepala BPJS Kesehatan Cabang Kabupaten terkait dana kapitasi.

"Kami masih fokus disitu dana kapitasi. Kami prioritaskan ini dulu," kata Andrie, Rabu (15/8/2018).

Andrie mengatakan bahwa sejak penggeledahan Kantor Dinkes dan rumah pribadi dr Nurul Dholam, kepala Dinkes Kabupaten Gresik, penyidik sudah memanggil banyak saksi.

"Pemanggilan saksi-saksi ini untuk membuktikan itu, (Korupsi dana kapitasi). Sebab untuk menentukan tersangka dalam kasus ini harus ada dua alat bukti plus yaitu harus ada kerugian negara," imbuhnya.

Andrie mengatakan bahwa dalam kasus dugaan korupsi kapitasi ini dipastikan ada kerugian negara sekitar Rp 500 juta lebih.

"Kerugian pasti ada, tapi kami masih menghitung diperkirakan ada kerugian sebesar Rp 500 juta," katanya.

Untuk mengungkap kasus ini, penyidik Pidsus Kejari Gresik akan memanggil Kepala Dinkes dan mantan Kepala Dinkes periode 2016-2017 yaitu dr Sugeng Widodo.

"Semua yang terlibat nanti akan kita panggil. Termasuk kepala Dinkes periode 2016-2017. Sebab kita fokus pada dana 2016-2017. Nanti kalau ada pengembangan kita akan kembangkan," imbuhnya.

Galih Anjungsari, usai diperiksa penyidik Pidsus Kejari Gresik enggan memberikan keterangan.

"Tidak ada apa-apa ya. Hanya menghadiri undangan saja," kata dr Galih. 

Penulis: Sugiyono
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved