Berita Mojokerto

Pria yang Letakkan Bayi Dalam Jok Motor Hingga Tewas: 'Saya Tidak Tega'

Pria yang memasukkan bayinya ke dalam jok motor hingga tewas, menangis saat diinterogasi polisi. Katanya: 'Saya tidak tega'

Pria yang Letakkan Bayi Dalam Jok Motor Hingga Tewas: 'Saya Tidak Tega'
surya/danendra kusumawardana
Kapolres Mojokerto AKBP Leonardus Simarmata dan pelaku Dimas Sabhra Listianto menunjukan jok motor tempat menaruh bayi, Selasa (14/8). 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Dimas Sabhra Listianto tak sanggup menahan tangis saat ditanya polisi yang menginterogasinya. 

Dimas adalah pria yang sebelumnya ditangkap setelah ketahuan meletakkan mayat bayi di dalam jok motornya. Bayi itu adalah hasil hubungannya dengan CC, kekasihnya. 

"Saya tidak tega, saya tidak tega ketika melihat wajah anak saya. Ketika saya gendong tangannya bergerak. Saya benar-benar menyesal," paparnya.

Melihat, ada tanda-tanda kehidupan dari bayi. Dimas mengaku ingin cepat-cepat untuk menyelamatkannya. Ia bersama CC membawa bayi laki-laki itu di Puskesmas Gayaman.

"Saya tidak tahu puskesmas yang terdekat dari villa. Saya taunya hanya Puskesmas Gayaman,'' lanjutnya.

Saat itu Dimas juga mengaku panik, karena yang ada dalam benaknya waktu itu sampai ke Puskesmas Gayaman dengan cepat.

Karena situasi itu, Dimas tak dapat berpikir panjang.

Melihat kekasihnya tergolek lemas dan tak kuasa menggendong bayi itu,  sementara ia juga merasa tak mampu ketika menggendong bayi tersebut sambil mengemudi di jalanan Pacet lumayan berkelok, bayi itu pun diletakkannya dalam jok motor.

"Ketika proses aborsi tidak ada orang yang tahu karena jalanan dan villa sepi. Tidak tahu orang-orang kalau kami telah melakukan aborsi," terangnya.

Baca: Begini Kronologi Bayi di Mojokerto Baru Lahir Dimasukkan Jok Motor yang akhirnya Tewas

Dari informasi yang didapat dari pihak kepolisian, sebelum menggugurkan bayinya, Dimas Sabhra Listianto memesan obat penggugur janin di salah satu bidan.

"Bidan tersebut bertugas di Aceh. Obat tersebut dikirim melalui pos dan sampai di tangan pelaku pria 2 minggu sebelum menggugurkan janin," kata Kasatreskrim Polres Mojokerto AKP M Sholikhin Fery.

Selang 2 minggu, mereka menginap di villa Pacet. Di sana CC menenggak obat itu sebanyak 5 butir pukul 21.00.

"Saat lahir, bayi tersebut rupanya masih hidup," jelas Fery.

Mereka pun kalut dan kebingungan melihat bayi tersebut masih hidup. Kedua pasangan itu pun tak tega melihat bayi itu lalu membawanya ke puskesmas Gayaman.

"Karena mungkin mereka bingung pada waktu itu serta tak ingin ketahuan oleh warga maupun pengendara motor, bayi tersebut di masukkan kedalam jok motor NMAX merah dengan Nopol W 3192 AT. Kami terus mendalami untuk kepastiannya mengapa mereka tega memasukkan bayi kedalam jok," pungkas Fery.

Penulis: Danendra Kusumawardana
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help