Berita Madiun

Di Madiun Para Turis Asing Ikut Lomba 17 Agustus

Para turis asing di Desa Gunungsari, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, ikut meramaikan lomba 17 Agustusan. Seperti apa serunya?

Di Madiun Para Turis Asing Ikut Lomba 17 Agustus
surabaya.tribunnews.com/rahadian bagus
Dua turis asing mengikuti lomba membawa kelereng menggunakan sendok di acara lomba 17 Agustus di Desa Gunung Sari, Madiun. 

SURYA.co.id|MADIUN - Guna memeriahkan HUT Kemerdekaan RI yang ke-73, sejumlah desa di Kabupaten Madiun menggelar beragam perlombaan.

Di Desa Gunung Sari, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, lomba tidak hanya diikuti oleh warga desa, namun juga para turis asing yang sedang berlibur di desa tersebut.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Gunung Sari, Bernardi mengatakan, ada enam turis asing yang berasal dari Spanyol, Jerman, Perancis, dan Arab Saudi yang mengikuti perlomban Rabu (15/8/2018) sore itu. Para turis asing tersebut memang sedang menginap di homestay di Desa Wisata Gunung Sari.

"Kebetulan para tamu sudah seminggu ini tinggal di desa kami, jadi sekalian kami ajak untuk ikut memeriahkan HUT RI yang ke-73 dengan mengikuti perlombaan 17 Agustu," kata Bernardi saat ditemui di lokasi.

Seperti perlombaan 17 Agustus pada umumnya, beberapa permainan yang diperlombakan di antaranya, balap karung, bakiak, lomba makan kerupuk, menggiring balon menggunakan terong, dan membawa kelereng menggunakan sendok. Para bule ini berbaur bersama mengikuti perlombaan dengan warga desa setempat.

Uniknya, pera peserta lomba harus memakai kain batik dan mengenakan udeng atau ikat kepala. Bagi pemenang lomba berhak untuk mendapatkan hadiah berupa kalung sapi.

Para turis asing ini tampak antusias mengikuti perlombaan bersama warga. Seperti pasangan kekasih asal Spanyol bernama Andrew dan Alba. Mereka mengaku senang diajak warga setempat mengikuti lomba.

Bagi mereka, ini merupakan pengalan baru yang sangat menarik. "Saya pikir ini pengalaman menarik, kami bisa berbaur dengan masyarkat lokal. Ini sangat menyenangkan sekali,"kata Andrew.

Senada dikatakan kekasihnya, Alba. Di tempat asalnya, ia juga pernah mengikuti perlombaan serupa, yang biasanya dilakukan pada saat musim panas.

"Di tempat kami juga ada lomba semacam ini, biasa diadakan setiap musim panas, "katanya. 

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help