Berita Mojokerto

Bayi Baru Lahir Ditaruh di Jok Motor akhirnya Tewas: Tahu Cicik Hamil, Dimas Berniat Lakukan Hal ini

Mengetahui Cicik mengandung buah hatinya, Dimas mengaku ingin bertanggung jawab atas perbuatannya. Dimas pun berniat segera melamar Cicik.

Bayi Baru Lahir Ditaruh di Jok Motor akhirnya Tewas: Tahu Cicik Hamil, Dimas Berniat Lakukan Hal ini
surya/danendra kusumawardana
Kapolres Mojokerto AKBP Leonardus Simarmata dan pelaku Dimas Sabhra Listianto menunjukan jok motor tempat menaruh bayi, Selasa (14/8). 

Surya.co.id l Mojokerto - Mengetahui Cicik mengandung buah hatinya, Dimas mengaku ingin bertanggung jawab atas  perbuatannya. Dimas pun akan melamar Cicik. Tetapi Cicik menolaknya dengan alasan ingin membahagiakan orangtuanya terlebih dahulu.

"Saya ingin menikahi, kasian Cicik," ujarnya, Rabu (15/8/2018).

Tekadnya itu sudah bulat untuk merawat si jabang bayi, ttapi Cicik menolaknya lantaran tak ingin mengecewakan orang tua.

"Inginnya saya rawat sendiri. Biar anak itu saya rawat di rumah saya. Saya juga sudah bekerja. Saya kasihan sama orang tua Cicik, Ibu saya dan anak saya," tambahnya Dimas seraya menangis.

Pasangan sejoli Dimas dan Cicik nekat melakukan aborsi dengan obat penggugur janin. Mereka melancarkan aborsi di villa kawasan Pacet, Minggu (12/8/2018).

Setelah kelima pil itu ditenggak Cicik, bayi laki-laki itu pun lahir. Namun, seketika Dimas panik melihat bayi tersebut masih hidup.

Dimas tak tega melihat wajah dan gerakan anaknya yang berusia 8 bulan itu. Bermakasud untuk menyelamatkannya, Ia dan Cicik membawa bayi itu ke Puskesmas Gayaman.

Dimas saat itu sedang kemelut, ia tak bisa pikir panjang melihat kekasihnya Cicik salam kondisi lemas. Di sisi lain merasa iba melihat wajah anaknya. "Saya membungkus bayi itu dengan kaos agar tak kedinginan. Lalu saya memasukan ke jok. Saya panik tak tahu apa yang harus saya lakukan karena tak mungkin saya menggendong bayi, apalagi Cicik kondisi tubuhnya lemas," kata Dimas.

Sesampainya di Puskesmas Gayaman, bayi itu dinyatakan kritis dan di rujuk di RS Gatoel. Namun, nahas nyawa bayi itu tak dapat ditolong.

Pihak kepolisian Polres Mojokerto bergegas mendatangi lokasi setelah mendapat informasi dari RS Gatoel. Di sana pihak kepolisian hanya mengamankan Dimas saja, Lantaran Cicik melarikan diri. Tak lama kemudian, petugas kepolisian berhasil mengamankannya.

Terkait kasus ini, Kasatreskrim Polres Mojokerto AKP M Sholikhin Fery  mengungkapkan pihaknya segera meminta keterangan Cicik setelah kondisinya membaik.

"Kami terus mengembangkan penyidikan kasus ini. Satu atau dua hari kedepan Cicik akan dimintai keterangan," pungkasnya saat diwawancarai Rabu (15/8/2018). 

Penulis: Danendra Kusumawardana
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved