Berita Surabaya

Waspadai Peredaran Narkoba di Kalangan Pelajar di Surabaya Timur

Pelajar menjadi sasaran empuk para pelaku pengedar narkoba lantaran mereka cenderung lebih mudah untuk diperdaya.

Waspadai Peredaran Narkoba di Kalangan Pelajar di Surabaya Timur
surya/mohammad romadoni
Polisi memperlihatkan barang bukti narkoba yang disita dari dua tersangka (kiri) 

SURYA.co.id | SURABAYA - Masyarakat kian dibuat resah terkait peredaran narkoba yang menyasar kalangan pelajar.

Pelajar menjadi sasaran empuk para pelaku pengedar narkoba lantaran mereka cenderung lebih mudah untuk diperdaya.

Sebelumya, peredaran narkoba di kalangan pelajar di Surabaya terungkap setelah dua pengedar narkoba M. Arif Julianto (20) dan Rofi Iqbal (25) warga Jalan Rungkut Tengah Surabaya ditangkap anggota Unit Reskrim Polsek Wonocolo.

Kedua tersangka itu mengaku konsumen peredaran narkoba adalah para pemakai yang masih berstatus pelajar SMP dan SMK di Surabaya timur.

AKBP Suparti Kepala BNNK Surabaya menjelaskan tidak mengelak jika peredaran narkoba masih banyak menyasar kalangan pelajar tingkat SMP hingga SMK sederajat di Surabaya.

Pengedar narkoba sengaja mengedarkan narkoba ini untuk mencari uang meraup keuntungan pribadi.

"Para pengedar narkoba seakan tidak peduli meski sasaran mereka adalah kalangan pelajar. Mereka yang penting dapat uang meski telah merusak generasi bangsa," ujarnya saat dihubungi SURYA.co.id, Selasa (15/8/2018).

Suparti mengatakan untuk mengantisipasi peredaran narkoba khususnya pada pelajar dibutuhkan kerjasama antara orang tua, guru di lingkungan sekolah yang harus aktif memantau aktivitas seluruh siswanya.

Mereka harus berada di dalam lingkup pengawasan untuk memantau pergaulan pelajar di dalam maupun di luar sekolah.

"Apapun aktivitas siswa merupakan tanggung jawab bersama orang tua dan guru di sekolahnya. Sangat penting pengawasan dan pendekatan agar pelajar tidak terjerumus peredaran narkoba," ucapnya.

Terpenting, kata Suparti, pengawasan di sekolah SMP harus diperketat guru maupun penjaga sekolah harus peka untuk selalu waspada adanya peredaran narkoba.

Mereka patut curiga dengan orang luar yang intens bertemu siswanya di sekitar sekolah.

BNNK Surabaya sebagai pemberantasan peredaran narkoba bersama instansi terkait akan terus melakukan penyelidikan guna mengungkap kasus peredaran narkoba di kalangan pelajar.

"Tentunya ini butuh kerjasama untuk mencegah adanya peredaran narkoba," pungkasnya.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved