Berita Tuban

Harga Kambing di Tuban Naik Drastis, Pedagang Keluhkan Penjualan Berkurang

harga kambing yang naik juga berdampak pada tingkat penjualan. Penjualannya justru menurun

Harga Kambing di Tuban Naik Drastis, Pedagang Keluhkan Penjualan Berkurang
surya/m sudarsono
Aktivitas penjualan kambing di pasar hewan Tuban menjelang Idul Adha 

SURYA.co.id | TUBAN - Harga kambing di pasar hewan Tuban naik dalam sepekan terakhir, menjelang hari raya Idul Fitri 1439 H. Kenaikan berkisar antara Rp 700 ribu hingga Rp 800 ribu, untuk jenis kambing Jawa dan Gibas.

Namun, kenaikan harga kambing yang sebelumnya Rp 2,2 juta menjadi Rp 3 juta juga mempengaruhi jumlah penjualan per harinya. Disampaikan pedagang kambing, Munajim (55), warga Desa Cumpleng, Kecamatan Brondong, Lamongan, harga kambing yang naik juga berdampak pada tingkat penjualan.

Jika di hari biasa mampu menjual hingga 8 ekor kambing, kini hanya mampu menjual 3 ekor kambing.

"Sekarang mampu menjual 3 ekor kambing, sebelum mendekati Idul Adha bisa sampai 8 ekor," ujar Munajim kepada wartawan di lokasi, Selasa (14/8/2018).

Dia menjelaskan, kemungkinan berkurangnya penjualan karena harga kambing yang tinggi dan banyak juga pedagang yang menjual hewan kurban tersebut.

"Ya mungkin harganya naik, dan banyak penjual, sehingga berdampak bagi penjualan per hari," terangnya.

Pedagang lain, Warkis (50), asal Kecamatan Brondong, juga menegaskan hal sama. Memang penjualan kambing berkurang dalam sepekan terakhir.

Hal itu dimungkinkan karena harga kambing yang mulai tinggi. "Mendekati Idul Adha rata-rata bisa menjual 3-4 ekor, kalau hari biasa bisa sampai 8 ekor," pungkasnya.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help