Berita Mojokerto

Begini Kronologi Bayi di Mojokerto Baru Lahir Dimasukkan Jok Motor yang akhirnya Tewas

Sebelum menggugurkan bayi yang dikandung, Cicik Rocmatul Hidayati dan Dimas Sabhra Listianto memesan obat.

Begini Kronologi Bayi di Mojokerto Baru Lahir Dimasukkan Jok Motor yang akhirnya Tewas
foto: ist
Polisi memeriksa jasad bayi yang meninggal dunia lantaran diletakkan di dalam jok motor. 

SURYA.co.id | MOJOKERTO -  Informasi didapat dari pihak kepolisian, sebelum menggugurkan bayi yang dikandung, Cicik Rocmatul Hidayati dan Dimas Sabhra Listianto memesan obat penggugur janin di salah satu bidan yang diduga tetangga sekaligus kerabat.

"Bidan tersebut bertugas di Aceh. Obat tersebut dikirim melalui pos dan sampai di tangan pelaku pria dua minggu sebelum menggugurkan janin," kata Kasatreskrim Polres Mojokerto AKP M Sholikhin Fery, Selasa (14/8/2018).

Mereka kemudian menginap di villa Pacet. Cicik menenggak 5 butir obat itu pukul 21.00. Selang 12 jam, tepatnya pukul 10.00, Cicik mengalami keguguran. \

"Saat keguguran bayi tersebut rupanya masih hidup," jelas Fery.

Mereka pun kalut dan kebingungan melihat bayi tersebut masih hidup. Kedua pasangan itu pun tak tega melihat bayi lalu membawanya ke puskesmas Gayaman.

"Karena mungkin mereka bingung pada waktu itu serta tak ingin ketahuan oleh warga maupun pengendara motor, bayi tersebut dimasukkan ke dalam jok. Kami terus mendalami untuk kepastiannya mengapa mereka tega memasukkan bayi kedalam jok," terang Fery.

Sesampainya di Puskesmas Gayaman, bayi tersebut diperiksa bidan dan dinyatakan kritis. Lalu pihak Puskesmas Gayaman merujuk Bayi itu ke RS Gatoel. Namun, nyawa bayi tersebut tak tertolong.

"Jarak antara Villa yang ditempati ke Puskesmas Gayaman memakan waktu 20 menit. Bayi yang berusia 8 bulan tersebut dinyatakan meninggal dunia ketika sampai di RS Gatoel. Pelaku Dimas membungkus bayi dengan kaos berwarna biru lalu memasukkannya kedalam jok motor Nmax," terang Kapolres Mojokerto AKBP Leonardus Simarmata.

Leonardus mengatakan, pelaku wanita sempat melarikan diri. Tetapi pihak kepolisian dengan cekatan berhasil menangkap dia. 

"Saat ini pelaku perempuan masih dirawat di Rumah Sakit," pungkas AKP M Sholikhin Fery, Selasa (14/8/2018).

Penulis: Danendra Kusumawardana
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help