Berita Surabaya

758 Gram Sabu dan 407 Butir Ekstasi Disimpan di Samping Rumah, Awalnya Polisi Curigai Isi Koper

Polrestabes Surabaya meringkus Yuli Arianto (39) warga Jalan Rembang Nomor 137 Surabaya lantaran terlibat kasus peredaran narkoba.

758 Gram Sabu dan 407 Butir Ekstasi Disimpan di Samping Rumah, Awalnya Polisi Curigai Isi Koper
surya/mohammad romadoni
KASUS SABU - Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan memperlihatjkn barang bukti sabu dan pil ekstasi dari tersangka bandar sabu jaringan. 

SURYA.co.id | SURABAYA -  Polrestabes Surabaya meringkus Yuli Arianto (39) warga Jalan Rembang Nomor 137 Surabaya lantaran terlibat kasus peredaran narkoba.

Tersangka Yuli merupakan bandar narkoba jaringan lintas wilayah yang diduga kuat dikendalikan oleh jaringan pengedar narkoba dari dalam Lembaga Pemasyarakat (Lapas).

Tersangka mendapat pasokan narkoba dari seorang narapidana narkoba di Lapas Cipinang. Lebih dari enam bulan bandar narkoba berinisal EN mengendalikan peredaran narkoba tersebut.

Yuli memperoleh barang terlarang dari EN berupa sabu-sabu dan pil ekstasi.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan menjelaskan peredaran narkoba ini dikendalikan oleh seorang narapidana narkoba.

"Iya (bandar narkoba) dikendalikan dari dalam Lapas," ucapnya di Polrestabes Surabaya, Selasa (14/8/2018).

Informasinya, dalam satu bulan tersangka Yuli mendapat barang terlarang sebanyak 4 hingga 5 kilogram sabu-sabu dan lebih dari 500 butir pil ekstasi.

Omzet peredaran barang terlarang ini cukup fantastis mencapai miliaran rupiah. Pasalnya, apabila dijumlah selama enam bulan rata-rata tersangka mendapat pasokan sabu-sabu mencapai 24 kilogram dan 5.000 butir pil ekstasi.

Modus pengiriman narkoba ini tersangka memakai jasa ekspedisi barang via kereta api. Tersangka menyamarkan alamat penerima di daerah Ngagel Surabaya.

"Mereka mengirim narkoba dalam kemasan bungkus bekas teh yang bertuliskan huruf China," kata Kapolrestabes Surabaya.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help