Berita Tuban

Trenyuh, Bayi yang Dibuang di Pinggir Sungai Tuban Itu Dipaksa Lahir Sebelum Waktunya

Bayi berkelamin laki-laki itu diduga dipaksakan lahir sebelum waktunya. Usia bayi sendiri diperkiraan lima bulan di dalam kandungan.

Trenyuh, Bayi yang Dibuang di Pinggir Sungai Tuban Itu Dipaksa Lahir Sebelum Waktunya
surya/m sudarsono
Petugas kepolisian membawa kantong kresek merah berisi mayat bayi yang ditaruh di dalam kardus di pinggir jalan 

SURYA.co.id | TUBAN - Sesosok bayi ditemukan di tepi aliran irigasi sungai Dusun Sepatrojo, Desa Kedungrojo, Kecamatan Plumpang, Senin (13/8/2018), pukul 08.00 WIB.

Bayi berkelamin laki-laki itu diduga dipaksakan lahir sebelum waktunya.

Usia bayi sendiri diperkiraan lima bulan di dalam kandungan.

Kapolsek Plumpang, AKP Budi Friyanto mengatakan, bayi diperkirakan baru berusia lima bulan setelah dicek tim medis yang datang ke tempat kejadian perkara.

Berdasarkan penjelasan tim medis, bayi tersebut belum waktunya lahir, namun dipaksa keluar.

"Baru berusia lima bulan sejak di kandungan, itu belum waktunya lahir," ujar Budi kepada SURYA.co.id.

Baca: BREAKING NEWS - Hendak Ambil Pasir, Pria Tuban Ini Justru Temukan Mayat Bayi dalam Kardus

Petugas kepolisian masih melakukan identifikasi temuan bayi di dalam kardus di Dusun Sepatrojo, Desa Kedungrojo, Kecamatan Plumpang, Senin (13/8/2018).
Petugas kepolisian masih melakukan identifikasi temuan bayi di dalam kardus di Dusun Sepatrojo, Desa Kedungrojo, Kecamatan Plumpang, Senin (13/8/2018). (surya/m sudarsono)

Saat disinggung apakah bayi diduga diaborsi oleh orang tuanya, ia enggan menjawab pasti.

Dia hanya menegaskan, jika bayi yang ditemukan seorang tukang bangunan, Kuswantoro (43) warga Desa Klotok, memang belum waktunya lahir.

Sebab, pada umumnya bayi lahir sekira usia 9 bulan di dalam kandungan, namun tadi usianya diperkirakan baru lima bulan.

"Belum waktunya lahir, saat ini bayi dibawa ke rumah sakit, setelah diidentifikasi," pungkasnya.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help