Berita Ekonomi Bisnis

Rupiah Naik Pengaruhi Dunia Usaha Jatim, ini Solusi Ketua Kadin Surabaya agar Hemat Biaya Produksi

Kenaikan nilai tukar rupiah atas dolar AS belum akan memberi pengaruh kepada dunia usaha di Jawa Timur.

Rupiah Naik Pengaruhi Dunia Usaha Jatim, ini Solusi Ketua Kadin Surabaya agar Hemat Biaya Produksi
surya/sri handi lestari
Ketua Kadin Surabaya, Jamhadi 

SURABAYA, SURYA - Kenaikan nilai tukar rupiah atas dolar AS belum akan memberi pengaruh kepada dunia usaha di Jawa Timur. Menurut Ketua Kadin Surabaya Jamhadi, hal itu karena pemerintah terus mendorong pengurangan impor bahan baku.

"Seperti jagung, untuk pakan ternak saat ini sudah tidak lagi impor. Masih ada gandum, tapi saat ini juga masih stabil, pasca kenaikan harga telur ayam dan daging ayam beberapa waktu yang lalu," jelas   Jamhadi, Senin (3/8/2018).

Untuk industri pakan ayam, dengan kenaikan belanja bahan baku gandum, misalnya, tidak berimbas langsung pada harga karena akan mengikuti supplay dan demand. Pada kenaikan yang lalu, ada kenaikan demand dan turunnya supplai, serta kenaikan harga pakan.

"Kami dorong industri untuk mengurangi impor, sehingga bisa mengurangi biaya produksi," ungkap Jamhadi.

Bahkan para pengusaha ekspor bisa mendapatkan nilai lebih dengan kenaikan harga dolar untuk produk ekspor yang transaksinya masih pakai dolar AS.

Selain ASEAN, Indonesia juga melakukan perjanjian kerjasama menggunakan mata uang lokal untuk transaksi bilateralnya dengan negara-negara tertentu, seperti India.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved