Raksasa Ekonomi Jatim yang Tak Rontok Diterjang Krisis dan Naiknya Dolar Amerika itu Bernama UMKM

UMKM di Jatim telah berkembang menjadi raksasa ekonomi yang tidak rontok diterjang krisis dan naiknya kurs dolar AS terhadap rupiah.

Raksasa Ekonomi Jatim yang Tak Rontok Diterjang Krisis dan Naiknya Dolar Amerika itu Bernama UMKM
Surya.co.id/istimewa
Gubernur Jatim Soekarwo, saat acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jatim Tbk 2018, di Surabaya (26/6/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Keberadaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Jatim benar-benar telah menjadi soko guru ekonomi bagi provinsi dengan 38 kabupaten/kota ini.

Disaat krisis global melanda dan kurs rupiah tembus diatas Rp 14.500 per dolar AS, pada Senin (13/8/2018), dampak dan pengaruh yang nyata terhadap perekonomian di Jatim tidak begitu terasa.

Salah satu penyebab utamanya adalah keberadaan UMKM yang telah menjadi darah untuk menggerakkan perekonomian dan pembangunan di Provinsi Jatim.

Maju dan terus berkembangnya UMKM di Jatim tak lepas dari peran serta semua pihak dan stakeholders terkait. Diantaranya, peran sentral Pemprov Jatim dan kalangan perbankan.

Lewat kredit lunak yang diberikan kepada UMKM, UMKM di Jatim tidak hanya bisa bertahan menghadapi era globalisasi dan perdagangan bebas.

Jumlahnya juga semakin banyak dan terus berkembang sesuai dengan tuntutan zaman teknologi informasi. Dampaknya, terciptanya lapangan kerja yang lebih luas bagi masyarakat.

Gubernur Jatim Soekarwo mengatakan, potensi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Jatim berdasarkan hasil survei Pendaftaran Program Perlindungan Sosial (PPLS) 2008, jumlah UMKM ada 4,2 juta.

Jumlah tersebut pada Sensus 2012 yang hasilnya dipublikasikan 2013 melompat menjadi 6,8 juta.

“Berdasarkan sensus nasional di bidang ekonomi akhir tahun 2016 yang hasilnya dipublikasi 2017, jumlah UMKM di Jatim kembali naik signifikan menjadi 9,59 juta,” ujar owner Bank Jatim tersebut, kepada Surya.co.id, Jumat (10/8/2018).

Menurut Pakde Karwo, panggilan Soekarwo, perkembangan UMKM yang luar biasa di Jatim tersebut dalam prosesnya tak lepas dari tiga permasalahan penting. Yaitu, produksi, pembiayaan, dan pasar.

Halaman
1234
Penulis: Mujib Anwar
Editor: Adi Sasono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help