Berita Gresik

Proposal Dana Hibah Diduga Hilang, DPRD Gresik Pertanyaan Kinerja Pemkab

DPRD Gresik mempertanyakan kinerja Pemkab karena adanya proposal dana hibah yang hilang.

Proposal Dana Hibah Diduga Hilang, DPRD Gresik Pertanyaan Kinerja Pemkab
surabaya.tribunnews.com/Mohammad Romadoni
kantor DPRD Gresik 

SURYA.co.id | GRESIK - Anggota DPRD Gresik menanyakan proposal dana hibah untuk lembaga pendidikan dan tempat ibadah yang tiba-tiba menghilang. Padahal proposal dana hibah tersebut sangat penting untuk meningkatkan sarana prasarana tempat ibadah dan tempat pendidikan.

Ketua Fraksi PKB, Wafiroh Ma'sum, mengatakan bahwa banyak proposal dana hibah yang sudah ada tanda terima dari organisasi perangkat daerah (OPD), tapi tiba-tiba dinyatakan hilang.

"Padahal tanda terima sudah diterima oleh pengirim proposal. Tapi ketika rapat dengan OPD, dinyatakan hilang," kata Wafiroh usai rapat dengan OPD di gedung DPRD Gresik, Jl Wachid Hasyim, Senin (13/8/2018).

Begitu juga disampaikan Ketua Fraksi Golkar, Asroin Widiyana. Dia mengatakan bahwa beberapa proposal dana hibah untuk tempat ibadah dan lembaga pendidikan swasta tiba-tiba hilang.

"Bisa jadi hilangnya proposal ini dicoret karena sudah pernah dapat bantuan dana hibah di tahun sebelumnya dan ganda dengan anggota fraksi yang lain," kata Asroin.

Sementara Wakil Ketua DPRD Gresik, Moh Syafi' AM mengatakan bahwa terkait kabar hilangnya proposal dana hibah untuk tempat ibadah dan lembaga pendidikan swasta nanti akan ditanyakan kepada OPD terkait yaitu Badan perencanaan pembangunan daerah (Bappeda).

"Dari Bappeda didistribusikan kemana? Nanti akan diketahui alasan OPD menolak proposal dana hibah tersebut," kata Syafi.

Syafi menegaskan, jika memang proposal itu layak untuk diberi bantuan dana hibah, maka pemohon akan dihubungi untuk kegiatan mengajukan kembali sebab batas waktunya masih dua pekan.

"Namun, sangat disayangkan dengan hilangnya proposal yang hilang tersebut. Sebab, pemohon akan ribet untuk menyiapkan kembali proposalnya," imbuhnya.

Penulis: Sugiyono
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved