Pilpres 2019

Mendagri Sebut Ada Potensi 2 Juta Data Ganda Kependudukan Jelang Pilpres

Mendagri Tjahjo Kumolo menyebut adanya potensi data ganda sebanyak 2 juta pada Pilpres 2019 mendatang.

Mendagri Sebut Ada Potensi 2 Juta Data Ganda Kependudukan Jelang Pilpres
surabaya.tribunnews.com/bobby constantine koloway
Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, memberikan sambutan saat menyambangi Kantor KPU di Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin (6/8/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pemerintah berusaha menjamin hak pilih warga di pemilihan presiden 2019.

Untuk saat ini, pemerintah masih memiliki tugas besar untuk menyelesaikan potensi data kependudukan ganda di daerah.

Menurut Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo potensi data ganda tersebut memang masih ada.

Tak tanggung-tanggung, ia menyebut ada sekitar dua juta data ganda yang terdata.

Menurutnya, hal ini disebabkan oleh beberapa hal. Misalnya, masih adanya warga yang telah pindah, namun belum memberikan laporan.

"Yang sudah pindah begitu statusnya belum berubahnya. Ada juga yang punya gelar kemudian minta perubahan KTP el," tutur Tjahjo Kumolo, sebagaimana rilis yang diterima Surya.co.id di Surabaya (13/8/2018).

Ia harap, penduduk atau warga pro aktif pula. Misal, yang masih terdata di tempat lama, untuk menghapus karena telah pindah domisili.

"Yang datanya ganda dikembalikan kepada yang bersangkutan. Saya saja sempat dobel nama, setelah saya cek silakan dihapus," kata Tjahjo.

Masyarakat harus proaktif melaporkan. Sebab, pada 2024 mendatang seluruh data harus ada kepastian.

Misalnya, terkait jumlah penduduk, pertambahan jumlah penduduk, hingga jumlah penduduk meninggal.

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help