Berita Sidoarjo

Jadi Wakil Ketua ISNU Jatim, Ini yang akan Dilakukan Jalaluddin Mannagali, Putra Khofifah

Jalaluddin Mannagali mengaku ingin mulai mengabdikan diri pada NU, khususnya di Jawa Timur.

Jadi Wakil Ketua ISNU Jatim, Ini yang akan Dilakukan Jalaluddin Mannagali, Putra Khofifah
surya/fatimatuz zahro
Jalaluddin Mannagali Wakil Ketua ISNU Jawa Timur (dua dari kiri), bersama Ketua ISNU Jawa Timur Prof Mas'ud Said (tiga dari kiri) dan Ketua PWNU KH Marzuki Mustamar dan Gubernur Jawa Timur terpilih Khofifah Indar Parawansa saat pelantikan ISNU, di Hotel Utami, Minggu (12/8/2018). 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Usai pelantikan pengurus Ikatan Sarjana Nahdhatul Ulama (ISNU) Jawa Timur, hari ini Senin (13/8/2018), jajaran pengurus menggelar rapar kerja di Hotel Utami, Sidoarjo.

Yang menarik, dari jajaran pengurus yang mengikuti raker tersebut, tampak Jalaluddin Mannagali, putra Gubernur Jawa Timur terpilih 2019-2024 Khofifah Indar Parawansa.

Pemuda 23 tahun ini baru saja dilantik masuk menjadi salah satu pengurus ISNU tepatnya sebagai Wakil Ketua ISNU Jawa Timur.

Pada Surya, lulusan University of International Business and Economics Beijing Tiongkok ini mengaku ingin mulai mengabdikan diri pada NU, khususnya di Jawa Timur.

"Kebetulan saja diberi kepercayaan. Dan memang saya juga ingin aktif di banyak organisasi termasuk ISNU ini. Kemarin-kemarin kan sibuknya bantu ibu kampanye, sekarang kan sudah selesai," ucap Jalal.

Lebih lanjut, Jalal mengatakan di ISNU ini adalah organisasi yang anggotanya memiliki spesialisasi keahlian masing-masing.

Mereka membawa semangat yang sama yaitu menyalurkan keahlian di bidang mereka untuk membantu masyarakat di Jawa Timur.

Mulai bidang pendidikan, ekonomi, perikanan, kelautan, sampai bidang keagamaan. Salah satu tekad dari ISNU Jawa Timur ke depan adalah untuk menjadikan masyarakat bisa mandiri.

"Misalnya di bidang perikanan. Kita bukan hanya mengajak dan melatih mereka memancing tapi juga mengolah ikan hasil tangkapannya," kata Jalal.

Bagi Jalal, pengalaman berkecimpung di dunia organisasi bukan kali pertama. Saat masih menempuh studi di Beijing, ia juga aktif di sejumlah kegiatan.

Ia bahkan menjadi ketua dari International Volunteer Assosiasion di kampusnya di Beijing. Kegiatan di organisasi ini banyak berkutat di bidang sosial. Seperti mengajar bahasa inggris, juga memberikan bantun ke pantia asuhan.

"Saya ingin bisa membawa pengalaman di sana untuk membawa manfaat di Jawa Timur," katanya.

Organisasi ISNU ini tersebar se Indonesia. Tercatat ada sebanyak 672 profesor dan 6.000 doktor yang masuk dalam ISNU.

Dalam masa bakti ISNU Jawa Timur 2018-2023 ini ia berharap bisa memberi lebih manfaat bagi Jawa Timur.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help