Berita Pasuruan

Potret Awidya Rofita, Keranjingan Main Bola

"Kalau anak-anak lagi main, saya langsung gabung saja. Semuanya cowok, hanya saya saja perempuan," kata Awid

Potret Awidya Rofita, Keranjingan Main Bola
surya/galih lintartika
Awidya Rofita 

SURYA.co.id | PASURUAN - Awidya Rofita memang seorang wanita. Tapi olahraga kegemarannya, justru sangat maskulin.

Perempuan kelahiran Madiun, 14 November 1998, yang biasa disapa Awid ini mengaku menggemari sepakbola.

Untuk ukuran wanita, Awid bukan pemain sepakbola amatiran. Awid sudah mendapatkan sejumlah gelar bersama tim sepakbolanya dan futsal.

"Ya sering juara kalau ada turnamen di kampus satu fakultas, atau kadang satu kampus. Ya lumayan lah hadiahnya bisa dibagi untuk bersama," kata Awid, beberapa waktu lalu.

Perempuan yang mengaku suka makan pedas ini menuturkan hobi bermain sepakbola atau futsal itu muncul sejak kecil.

Di sekitar lingkungan rumahnya dulu, kata dia, banyak yang suka bermain sepakbola, dan ia ikut nimbrung memainkannya.

"Kalau anak-anak lagi main, saya langsung gabung saja. Semuanya cowok, hanya saya saja perempuan," ungkapnya.

Awalnya, ia mengaku hobi bermain sepakbola itu mendapatkan penolakan dari orangtuanya. Padahal, ia mengaku sangat menekuni olahraga ini.

"Sempat dilarang main bola dan disuruh fokus dalam pendidikan. Makanya, saya fokus pendidikan. Apalagi sekarang ini saya sudah sibuk kuliah. Jadi saya sekarang jarang latihan, tapi tetap saya upayakan seminggu latihan sekali main bola untuk bakar lemak dan menjaga kesehatan," pungkas perempuan yang sedang menyelesaikan sekolah vokasi di IPB Bogor.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help