Berita Surabaya

Ketua Pengurus Pusat: ISNU Netral, namun Kader NU Wajib Sukseskan Kiai Ma'ruf Amin Jadi Wapres

"Kalau saya sebagai kader NU, merasa terpanggil untuk memperjuangkan Kiai Ma'ruf," kata Ali pada sambutannya, Minggu (12/8/2018).

Ketua Pengurus Pusat: ISNU Netral, namun Kader NU Wajib Sukseskan Kiai Ma'ruf Amin Jadi Wapres
surya/bobby constantine
Ketua Umum Pengurus Pusat ISNU, Ali Maskur Musa usai melantik Pengurus ISNU Provinsi Jawa Timur, Minggu (12/8/2018). 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) menyebut bahwa organisasinya harus netral di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Namun, warga Nahdliyin diwajibkan berperan aktif di pemilu mendatang.

Khususnya, untuk mengantarkan KH Ma'ruf Amin yang juga Rais Am Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menjadi Wakil Presiden mendampingi Joko Widodo nantinya.

Pernyataan ini disampaikan Ketua Umum Pengurus Pusat ISNU, Ali Maskur Musa usai melantik Pengurus ISNU Provinsi Jawa Timur, Minggu (12/8/2018).

"Kalau saya sebagai kader NU, merasa terpanggil untuk memperjuangkan Kiai Ma'ruf," kata Ali pada sambutannya di hadapan peserta pertemuan, Minggu (12/8/2018).

Hal ini didasarkan pada tiga alasan yang juga berimpitan dengan peran ISNU. Yakni, harus bisa menyalurkan kader di sisi political environment, economic environment dan birokratis environment.

"Faktanya SDM kelas menengah yang ada di NU itu berada di ISNU. Sehingga, ISNU harus mempersiapkan kadernya untuk dimasukkan ke dalam tiga hal itu," kata Ali.

Pertama, menurutnya kaki ekonomi menjadi hal penting. Sebab kemandirian ekonomi warga Nahdliyin akan sekaligus melahirkan kemajuan bagi NU.

"NU begitu besar namun apabila tidak ditopang dengan ekonomi yang kuat akan mudah dipecah. Hal ini sebagai akibat tidak adanya kemandirian," kata anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) periode 2009-2014 ini.

Kedua, profesionalitas di lingkungan NU harus diperbaiki.

Menurutnya, saat ini zaman telah modern sehingga manajerial harus diperbaiki. Tujuannya agar SDM NU dapat ditempatkan di beberapa posisi strategis.

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help