Jelang Piala Asia U16

Fakhri Husaini akan Rombak Timnas U-16 Jelang ke Piala Asia U-16 di Malaysia, ini Syaratnya 

Putaran final Piala Asia U-16 akan digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 20 September hingga 7 Oktober 2018.

Fakhri Husaini akan Rombak Timnas U-16 Jelang ke Piala Asia U-16 di Malaysia, ini Syaratnya 
surya/khairul amin
Pelatih Timnas U-16  Fakhri Husaini usai memimpin latihan di Stadion Jenggolo, Sidoarjo, Senin (30/7/2018). 

 
SURYA.co.id I SIDOARJO – Setelah berhasil menjuarai Piala AFF U16 2018, Pelatih Timnas U16 Indonesia, Fakhri Husaini kemungkinan besar akan merombak skuat asuhannya jelang menghadapi putaran final Piala Asia U16 2018 di Kuala Lumpur, Malaysia.

Putaran final Piala Asia U-16 akan digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 20 September hingga 7 Oktober 2018.

Diakui Fakhri, perombakan itu dilakukan untuk mengisi kekurangan beberapa lini yang ada di skuat asuhannya, apalagi di ajang bergengsi se Asia itu persaingannya diprediksi akan lebih ketat dibandingkan dengan Piala AFF.

“Tentu masih terbuka untuk tambahan pemain, karena saya tau ada beberapa lini yang memang kami kekurangan pemain,” terangnya.

Namun demikian, keinginan itu menurut pelatih asal Aceh tersebut masih terkendala regulasi dari AFC.

Pasalnya di regulasi terbaru, pemain yang bisa tampil di putaran final piala Asia hanya pemain yang sudah terdaftar di babak kualifikasi.

“Ini yang juga menjadi masalah bagi kami, bahwa pemain yag bisa ikut di Piala Asia nanti adalah pemain yang sudah kita daftarkan pada saat kualifikasi. Padahal ada beberapa nama di sini yang kita dapatkan setelah kami kembali dari kualifikasi,” ucap Fakhri.

Namun demikian, mantan kapten Timnas Indonesia era 90-an itu mengaku akan melakukan koordinasi kembali dengan PSSI agar bisa melobi untuk penambahan pemain diluar dari yang sudah didaftarkan.

Ditambahkan, Fakhri menyebut tim bisa menambah pemain dengan catatan harus kelahiran 2003, atau 2002 tapi kelahiran di atas bulan September.

“Bisa menambah tapi untuk pemain kelahiran 2003, atau 2002 di atas bulan September, ini juga kami kesulitan karena pemain kami yang berada di level ini sangat terbatas,” tutur Fakhri.

 Untuk mengantisipasi itu, Fakhri mengaku sudah berkoordinasi dengan tim pelatih agar bisa menjaring pemain kelahiran 2003 atau 2002 di atas bulan September melalui kompetisi-kompetisi yang ada.

 “Kami sudah mengantisipasi itu. Saya sudah koordinasi dengan temen-temen pelatih untuk koordinasi dengan pelatih-pelatih di daerah, termasuk juga pelatih liga Topskor dan liga Kompas yang memiliki banyak stok pemain kelahiran tersebut diatas,” pungkasnya.

Penulis: Khairul Amin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help