Bogasari Konsisten Beri Dorongan Kepada UKM Untuk Meningkatkan Usahanya

Bogasari mempersiapkan UMKM yang merupakan pelanggan mayoritas agar bisa menggarap pasar milenial.

Bogasari Konsisten Beri Dorongan Kepada UKM Untuk Meningkatkan Usahanya
surabaya.tribunnews.com/sugiharto
Salah satu ukm binaan Bogasari menunjukkan produknya di Cito Surabaya, Sabtu (11/8/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Potensi pasar terbesar di sektor industri makanan saat ini dan ke depannya adalah pasar milenial. Yakni masyarakat yang lahir di antara tahun 1990-an dan 2000-an. Masyarakat milenial ini adalah konsumen yang sangat akrab dengan era teknologi serba digital. Bahkan mereka menjadikan makanan sebagai bagian dari gaya hidup.

"Karena itulah, PT Indofood Tbk Divisi Bogasari sedang mempersiapkan UMKM (pelaku usaha mikro, kecil dan menengah) yang merupakan pelanggan mayoritas agar bisa menggarap pasar milenial," kata Ivo Ariawan Budiprabawa, Vice President Customer Relations Area 3 dalam Press Release acara Gelegar Hadiah Bogasari Mitra Card (BMC) Tahap I tahun 2018 di Surabaya, Sabtu (11/8/2018).

Hampir 70 persen pelanggan terigu Bogasari adalah UMKM dengan jumlah sekitar 40.000. Karena itulah Bogasari sangat memperhatikan proses tumbuh kembang usahanya, khususnya dalam menghadapi situasi pasar yang saat ini mulai serba digital.

" Bogasari sedang menyiapkan para UMKM agar punya kemampuan daya saing dalam menggarap pasar milenial," tambah Ivo Ariawan.

Untuk menggarap pasar milenial, banyak hal yang harus dipersiapkan para UMKM. Mulai dari rasa, penampilan, kemasan, strategi pemasaran, hingga metode pembayaran. Sebagai mitra binaan, maka Bogasari perlu memfasilitasi para UMKM untuk mendapatkan edukasi berbagai kebutuhan persiapan tersebut.

Misalnya tentang telepon seluler yang merupakan 'teman akrab generasi milenial, maka strategi pemasaran dan penjualan UMKM pun tak bisa lepas dari alat teknologi itu.

"Oleh karena itu pemanfaatan sumber-sumber informasi digital berbasis internet menjadi sangat perlu diperhatikan," ulas Ivo.

Ada beberapa program yang sedang dan akan dijalankan Bogasari. Contoh program yang sudah dijalankan adalah pelatihan desain kemasan dan pelatihan food photography. Melalui pelatihan kedua materi ini, para UMKM belajar memahami arti dan manfaat penting serta pengaruh dari kemasan terhadap penjualan.

Sementara materi food photography, adalah untuk membuka wawasan akan daya jual foto produk yang dipakai baik dalam kemasan, maupun materi promosi baik dalam bentuk print out maupun media sosial seperti facebook, instagram, dan lain-lain.

“Materi pelatihan lain yang sedang disiapkan Bogasari dan rencananya mulai September ini adalah pelatihan digital marketing, pelatihan manajemen bisnis, dan masih banyak lagi, termasuk pelatihan seputar resep yang sedang dan akan mejadi tren. Tujuannya agar para UMKM ini mampu bersaing sebagai pelaku usaha kekininan atau UMKM zaman now. Dan sudah ada UMKM mitra Bogasari yang sudah berhasil masuk ke era teknologi digital," kata Ivo.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved