Punya Harta Rp 4,3 Triliun Sandiaga Uno Awalnya Ogah Masuk Politik, Luluh Gara-gara Wanita Ini

Darah politik mengalir di tubuh Sandiaga Salahuddin Uno, dari sang kakek Abdul Uno.Butuh waktu lama sampai akhirnya ia berpolitik.

Punya Harta Rp 4,3 Triliun Sandiaga Uno Awalnya Ogah Masuk Politik, Luluh Gara-gara Wanita Ini
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Bacawapres Sandiaga Uno tiba di gedung KPU Jakarta untuk melakukan pendaftaran Pilpres 2019 bersama Prabowo Subianto, Jumat (10/8/2018). 

“Ternyata besoknya setelah itu, just to make sure, saya tanya sama ibu saya.

Saya dateng pagi-pagi, ibu saya nanya ‘wah datang pagi-pagi nih ada apa’, saya bilang mau konsultasi.

Dia bilang ‘oh pasti mau nanya mau masuk politik atau tidak?’ Loh kok Mama tahu saya bilang.  ’Oh iya Pak Prabowo sudah telepon saya semalam’, dan Mama setuju tuh dengan argumennya Pak Prabowo bahwa ini memang saatnya kamu fokus berkontribusi’.

Rupanya dia (Prabowo Subianto) cepet melobi ke orang yang paling saya dengar, dan itu singkat cerita,” kata Sandiaga Uno.

Berikutnya tepat 6 Februari 2015 Sandiaga Uno masuk ke Partai Gerindra, dan mendapat tugas membangun kebijakan mengenai ekonomi kerakyatan, kewirausahaan, dan juga UKM di Partai Gerindra.

Beberapa bulan kemudian, di akhir 2015, Sandiaga Uno mendadak ditunjuk Prabowo Subianto menjadi calon kandidat bakal calon gubernur di DKI Jakarta.

Sandiaga Uno mengaku menolak mati-matian penunjukan Prabowo Subianto. Dia merasa tak mampu melawan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

“‘Saya bilang ke Pak Prabowo, ‘Pak ini bagaimana sih kita, kan saya lagi fokus di platform ekonomi kerakyatan Gerindra, bapak tugasinnya sangat sulit.

Saya mendingan dihukum yang lain saja ini Pak. Menurut saya hukuman pada waktu itu, karena harus menghadapi seorang tokoh yang sangat fenomenal, dan eks Partai Gerindra juga. Kan Pak Basuki adalah seorang mantan petinggi Gerindra.

Jadi saya bilang, Pak, saya disuruh yang lain ajalah, disuruh push up kek, disuruh lari 50 kilometer saya jabanin, tapi maju di DKI saya nyerah lah Pak.

Halaman
1234
Editor: Tri Mulyono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved