Gempa Bumi NTB

Pendamping Desa Peduli Gempa Bumi NTB

Gempa bumi NTB di Lombok menggugah solidaritas sosial dari berbagai kalangan, termasuk dari Pendamping Desa.

Pendamping Desa Peduli Gempa Bumi NTB
istimewa
Direktur Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPMD) Kementerian Desa PDTT, Taufik Madjid (berkacamata) 

SURYA.co.id - Musibah gempa bumi NTB yang terjadi di Lombok, pada Minggu (05/08/2018) dengan guncangan hingga 7,0 SR dan disusul beberapa kali guncangan, tidak hanya menelan korban rumah, gedung dan fasilitas publik, namun juga menelan korban ratusan jiwa. Kenyataan ini menggugah solidaritas sosial dari berbagai kalangan, termasuk dari Pendamping Desa.

Direktur Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPMD) Kementerian Desa PDTT, Taufik Madjid, atas arahan Menteri Desa PDTT menyampaikan hal tersebut di sela-sela kesibukannya di Jakarta, (8/8/18).

Taufik Madjid menambahkan bentuk solidaritas dari Pendamping Desa antara lain berupa koordinasi dan fasilitasi Pemerintah setempat dalam hal regulasi tanggap bencana, penggalangan bantuan dari pendamping desa yang tersebar di seluruh pelosok desa dan pendirian posko pengungsian di titik-titik strategis.

"Semangat kesetiakawanan seperti ini sangat kami apresiasi, meskipun sebagian pendamping desa ada yang terdampak korban juga", katanya.

Adapun proses pengawalan gerakan solidaritas sosial dan pendirian posko-posko pengungsian oleh Pendamping Desa terdiri dari unsur KN-P3MD, Ahmad Labib, Choiril Akbar, Unsur Tim Tenaga Ahli Koordinator Program Provonsi dan Tenaga Ahli Kabupaten serta PD dan PLD (Pendamping Lokal Desa).

Pendirian Posko-posko tersebut dimaksudkan sebagai tempat evakuasi dan tempat mengungsi bagi warga yang terdampak Gempa sekaligus sebagai tempat untuk edukasi bagi mereka.

"Di posko-posko tersebut pendamping desa membantu masyarakat baik penyiapan makanan, obat-obatan, pakaian dan kebutuhan darurat lainnya yang dananya dikumpulkan dari donasi pendamping desa", imbuh Choiril.

Adapun posko-posko tersebut berlokasi di beberapa tempat sebagai berikut:

1. Desa Sigerongan, Kec Lingsar, Kab Lombok Barat
2. Desa Tamansari, Kec Gunungsari, Kab Lombok Barat
3. Dusun Jeruju, Desa Mumbulsari, Kec Bayan, Lombok Utara
4. Desa Sambielen, Kec Bayan, Lombok Utara.
5.Ds Madana, Kec Tanjung, Lombok Timur.
6.Dusun Terengan, Ds Pemenang Timur, Lombok Utara.
7.Ds Selat, Kec Narmada, Lombok Barat.
8.Dsn Montong Bai, Ds Pemenang Barat, Kec Pemenang, Lombok Utara.
9.Ds Pemenang Timur, Kec Pemenang, Lombok Timur.
10.Desa Pemenang Timur, Kec Pemenang, Lombok Utara.
11.Desa Gondang, Kec Gangga,
12. Desa Gunungsari, Kec Gunungsari, Lombok Barat.

Dirjen PPMD Kementerian Desa PDTT, Taufik Madjid, berharap agar posko-posko yang didirikan oleh pendamping desa secara sukarela tersebut dapat menjadi inspirasi dan solusi dalam kondisi darurat sambil menunggu proses evakuasi dan recovery warga pasca bencana, katanya.

Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help