Idul Adha 1439 H

Pelaksanaan Idul Adha Masih Lama, Harga Kambing Korban di Tulungagung Sudah Naik

Di hari-hari biasa kambing ini dibandrol Rp 4.500.000, namun kini harganya menjadi Rp 5.800.000.

Pelaksanaan Idul Adha Masih Lama, Harga Kambing Korban di Tulungagung Sudah Naik
surya/david yohanes
Seorang petugas kesehatan hewan memeriksa kambing korban di Tulungagung. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Hari Raya Idul Adha masih 12 hari lagi, namun harga kambing di pasar hewan Desa Beji, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung, sudah mulai naik.

Seorang pedagang kambing, Lutfi Habibi menunjukkan seeokor kambing paling besar yang dibawanya. Beratnya diperkirakan 50 kilogram hingga 60 kilogram.

Di hari-hari biasa kambing ini dibandrol Rp 4.500.000, namun kini harganya menjadi Rp 5.800.000.

“Nanti kalau sudah mendekati hari korban, ini harganya melonjak jadi Rp 6.500.000,” ujar Lutfi, Kamis (10/8/2018).

Permintaan kambing korban juga mengalami peningkatan. Setiap kali pasaran hewan, Lutfi biasa menjual 15 ekor kambing.

Saat ini Lutfi bisa menjual sekitar 20 ekor kambing. Berkaca dari tahun sebelumnya, mendekati hari korban biasanya Lutfi bisa menjual hingga 30 kambing.

“Kalau mau murah sebenarnya belinya jauh-jauh hari terus dipelihara sendiri.”

“Daripada beli mendekati hari korban, harganya jauh lebih mahal,” terang Lutfi.

Khusus menghadapi Idul Adha 2018 ini Lutfi menyediakan 100 ekor kambing di kandangnya.

Kabid Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Tulungagung, Mulyanto, mengakui kenaikan harga hewan korban.

Dalam kondisi normal, harga kambing hidup sekitar Rp 50.000 per kilogram, kini harganya menjadi Rp 60.000 per kilogram.

Demikian juga sapi hidup, harga normal Rp 40.000 per kilogram, kini menjadi Rp 45.000 per kilogram.

Penulis: David Yohanes
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help