Berita Tulungagung

Pasar Lebih Luas, Sentra Ikan Hias di Tulungagung Ini Kini Berubah Menjadi Penghasil Ikan Patin

ikan patin dianggap mempunyai pangsa pasar lebih luas. Sebab jenis ikan mempunyai pasar hingga ke luar negeri.

Pasar Lebih Luas, Sentra Ikan Hias di Tulungagung Ini Kini Berubah Menjadi Penghasil Ikan Patin
surya/david yohanes
Seorang peternak ikan patin Bendiljati Wetan, Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung, tengah memberikan pakan. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Patung berbentuk ikan mas koi menghiasi gerbang menuju ke Desa Bendiljati Wetan, Kecamatan Sumbergempol. Patung itu sebagai sebuah simbol, bahwa desa ini merupakan sentra ikan hias berharga mahal ini.

Namun, kini warga banyak beralih untuk memelihara ikan patin. Sebenarnya ikan patin masih kalah populer dibanding ikan konsumsi lain, terutama lele dan gurami. Namun ikan patin dianggap mempunyai pangsa pasar lebih luas. Sebab jenis ikan mempunyai pasar hingga ke luar negeri.

“Kalau kita tahu ada ikan filet dengan nama ikan dori, dagingnya sangat disukai. Padahal ikan dori itu ya ikan patin ini, dori hanya merek dagang milik Vietnam,” ujar sekretaris Desa Bendiljati Wetan, Yoyok Mubarok yang juga menjadi pembudidaya patin.

Yoyok menuturkan, sebenarnya para petani ikan di desanya selalu mengikuti permintaan pasar. Misalnya pada 1980-an warga membudidayakan lele lokal.

Saat lele dumbo muncul, warga beralih ke lele dumbo. Sekitar 2002 saat sedang rame ikan louhan, warga beralih ke ikan ini.

Yoyok menyebut, para petani ikan saat itu meraup untung besar karena louhan. Pada 2007 mulailah dirintis ikan patin.

“Para pedagang besar selalu mengatakan, ikan patin kami yang terbaik. Karena produk kami tidak berbau tanah atau lumpur, dan dagingnya lebih putih,” terang Yoyok.

Kualitas produksi ikan patin Bendilwungi tidak lepas dari kualitas air tanah yang digunakan budidaya. Menurut penelitian, tanah bekas rawa pasti menghasilkan patin yang berbau tanah.

Sementara di Bendiljati Wetan jauh dari wilayah rawa. Selain itu ada pola perlakuan air dan pakan harus tepat.

Sebab jika residu pakan dan kualitas air juga membuat daging ikan berbau lumpur.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved