Berita Pamekasan

Kompor Dibiarkan Menyala dan Ditinggal Jualan, Tiga Toko di Pamekasan Terbakar

Sukirman mengatakan, kemungkinan kebakaran dari kompor gas yang dibiarkan menyala terus, sehingga menimbulkan percikan api.

Kompor Dibiarkan Menyala dan Ditinggal Jualan, Tiga Toko di Pamekasan Terbakar
surya/muchsin
Petugas damkar menyemprotkan air ke arah api yang membakar tiga toko, di Jl Teja, Kelurahan Patemon, Pamekasan, Jumat (10/8/2018). 

SURYA.co.id | PAMEKASAN - Sebanyal tiga unit toko, terdiri atas toko peracangan, warung bakso dan bengkel las, yang terletak di seberan jalan depan makan Gera Manjeng, di Jl Teja, Kelurahan Patemon, Kecamatan Kota, Pamekasan, ludes terbakar, Jumat (10/8/2018).

Selain menghanguskan tiga unit toko berikut isinya, sebuah sepeda motor Honda Beat, uang tunai Rp 10 juta dan perhiasan emas berupa gelang dan kalung, milik Hozaimah, tidak terselamatkan.

Untuk memadamkan kebakaran itu, dua unit mobil pemadaman kebakaran (damkar) dan sebuah mobil tangki milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan diterjunkan ke lokasi.

Menurut sumber di lokasi kejadian, kebakaran ini berasal dari dapur milik Subeki, penjual bakso. Tapi satu jam sebelum kebakaran, Subeki dan istrinya sudah berangkat ke terminal ceguk, untuk jualan bakso di sana, yang berjarak sekitar 3 km ke arah selatan kota.

Kali pertama yang melihat kebakaran, Mustofa (40), warga Desa Teja Timur, Kecamatan Kota Pamekasan. Saat itu Mustofa penarik becak, hendak mengelas becaknya.

Tapi ketika hampir mendekati bengkel las, Mustofa kaget melihat dari arah belakang samping timur bengkel las mengepul asap tebal, seperti ada yang terbakar.

Lalu Mustofa memanggil Sukirman (58), pemilik bengkel las, yang duduk di depan bengkelnya dan memberitahu, jika dibelakang bengkelnya asap tebal mengepul.

Kontan saja Sukirman berlari ke belakang disusul Mustofa untuk memadamkan api dengan menyiramkan air yang diambil dari kamar mandi sebelahnya.

Namun usaha kedua pria untuk memadamkan sendiri tidak mampu, karena api terus berkobar dan membakar warunng bakso.

“Tadi, dari arah dapur penjual bakso itu terdengar suara ledakan, mirip tabung gas yang meledak. Sehingga saya dan Pak Sukirman mundur, memanggil warga untuk minta bantuan,” kata Mustofa.

Halaman
12
Penulis: Muchsin
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help