Berita Situbondo

Proyek Rumput Miliaran Rusak, Komisi III DPRD SItubondo akan Panggil DPKP

Kerusakan rumput senilai miliaran rupiah di Alun-Alun Situbondo dapat perhatian serius Komisi III.

Proyek Rumput Miliaran Rusak, Komisi III DPRD SItubondo akan Panggil DPKP
surya/izi hartono
Ketua komisi III DPRD Situbondo, Mahbub Junaidi 

SURYA.co.id | SITUBONDO - Kerusakan tanaman rumput senilai miliaran rupiah di Alun-Alun Situbondo mendapat perhatian serius Komisi III DPRD Situbondo. Bahkan, Komisi III DPRD Situbondo akan memanggil Dinas Pemukiman dan Kawasan Pertamanan (DPKP) untuk meminta penjelasan dalam waktu dekat ini.

Ketua Komisi III DPRD Situbondo, Mahbub Junaidi, mengatakan perawatan Alun-Alun Situbondo dengan penanaman rumput baru, saat ini pekerjaanya masih belum sempurna. Menurut politisi muda dari fraksi PKB ini, masih banyak rumput yang rusak dan tidak tumbuh dengan sempurna.

"Bagaimanapun pihak ketiga selaku pelaksana kegiatan harus mengikuti dokumen kontrak yang sudah ada," ujar Mahbub Junaidi kepada Surya, Kamis (09/08/2018).

Artinya, lanjut Mahbub, rumput yang dikerjakan oleh pihak ketiga diserahkan ke dinas seharusnya dalan keadaan tumbuh dengan baik.

"Bagaimana pun itu risiko sebuah pekerjaan dimulai saat melakukan penawaran proyek itu," katanya.

Dikatakan, pada saat musim sekarang ini, penanaman rumput harus mendapat perlakuan khusus, agar proyek penanaman rumput itu sesuai harapan.

"Ya pokoknya tak mau tau. Pekerjaan itu harus selesai sesuai kontrak. Bahkan saat diserahterimakan tanaman rumput itu harus dalam tumbuh dengan baik," jelasnya.

Mahbub menilai ketidaksempurnaan hasilnya penanaman rumput itu, apakah ada faktor kelalaian atau faktor lain yang mempengaruhinya. Misalnya saja, lanjut Mahbub, dipengaruhi faktor cuaca.

Untuk itu, kata Mahbub, dalam waktu dekat ini komisi tiga akan memanggil dan berkoordinasi dengan dinas terkait proyek tersebut.

"Makanya hari ini kami akan rapatkan dengan seluruh anggota Komisi III untuk membahas persoalan itu," pungkasnya.

Penulis: Izi Hartono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved