Lipsus

Komitmen Pembinaan Atlet Muda, Dispora Jatim Gandeng Mantan Atlet Berprestasi

Komitmen itu disampaikan para veteran atlet tenis meja saat bertemu jajaran Dispora Jatim belum lama ini.

Komitmen Pembinaan Atlet Muda, Dispora Jatim Gandeng Mantan Atlet Berprestasi
surya/dya ayu
Kadispora Jatim Supratomo 

SURYA.co.id | SURABAYA - Semangat para veteran atlet berprestasi di Jawa Timur untuk menularkan pengalamannya kepada atlet-atlet muda, cukup tinggi. Bahkan, para veteran atlet ini berkomitmen menjaga silaturahmi dan pembinaan agar proses regenerasi tidak putus.

Komitmen itu disampaikan para veteran atlet tenis meja saat bertemu jajaran Dispora Jatim belum lama ini. Mereka juga meminta kepada pemerintah untuk terus menjalin hubungan dengan para atlet veteran, khususnya dalam kaitannya dengan program regenerasi.

“Pastinya ini sangat baik dalam pembinaan atlet muda, kami sangat mendukung,” tegas Kadispora Jatim
Supratomo.

Realisasi dari pertemuan dengan para veteran  atlet itu, pihaknya membuat kejuaraan tenis meja
Piala Dispora Jatim.

“Ini komitmen bersama untuk pembibitan atlet tenis meja,” tukasnya.

Pada awal kejuaraan ini, kata Supratomo, sejumlah instansi ternyata juga tertarik mendukung
pola pembinaan yang melibatkan atlet veteran.

Dalam kejuaraan Piala Dispora Jatim itu, ada 400 atlet tenis meja yang ikut bertanding. Mereka di bawah pengawasan langsung para atlet veteran tenis meja berprestasi di Jatim.

Dukungan yang mengalir ini menjadi semangat dan energi tersendiri, hingga muncul program Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP), khususnya tenis meja, di Surabaya.

“Agar regenerasi atlet ini tidak putus, kami sediakan sekolah, pelatih, sarana prasarana dan rekrutmen, dan ini melibatkan para veteran atlet ini,”  tambah Supratomo.

“Terus terang, kami kesulitan waktu itu mengumpulkan para veteran atlet tenis meja yang berprestasi ini. Mereka
tersebar di beberapa daerah,” lanjut Supratomo.

Sayangnya program PPLP hanya diperuntukkan bagi siswa SMP dan SMA. Namun Supratomo
berjanji untuk anak-anak yang masih duduk di bangku SD, tetap bisa mengikuti program PPLP. Nantinya mereka akan dititipkan pada klub setempat yang ada di daerah.  

”Kalau yang masih usia SD nanti akan kami titipkan klub yang ada di daerahnya, dengan
pengawasan dari kami, setelah besar pembinaan dilakukan di Surabaya,” jelasnya.

Yang jelas, lanjut Supratomo, pembinaan PPLP wajib bekerja sama dengan para mantan juara.

Pembinaan akan dimulai dari nol, diawali dengan pemantauan untuk mendeteksi potensi atlet
dengan standarisasi pengembangan bakat yang dilakuan PPLP. (iit/fla)

Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved