Ekonomi Bisnis

Ditopang Kegiatan Renovasi, Industri Dekorasi Interior dan Arsitektur Makin Bergairah

Tren dekorasi interior dan arsitektur yang terus berkembang juga membuat pasar segmen ini bergairah.

Ditopang Kegiatan Renovasi, Industri Dekorasi Interior dan Arsitektur Makin Bergairah
surya/sugiharto
Sejumlah pengunjung mengamati berbagai interior dan desain ruangan yang dipamerkan di Grand City Convantion Hall Surabaya, Rabu (8/8/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pasar penjualan dan pengembangan properti dikeluhkan mengalami stagnasi karena adanya langkah wait and see oleh pengembang maupun konsumen. Namun hal itu tidak membuat industri dekorasi interior dan arsitektur yang biasa mengikuti kinerja properti, menjadi terimbas.

"Bahkan mengalami peningkatan dengan adanya tren industri kreatif. Selain itu juga kegiatan renovasi baik hunian, kantor, tempat usaha dan lainnya yang cukup menambah kontribusi kinerja di sektor ini," kata Budiyono, Direktur PT Debindo Mitra Tama, penyelenggara pameran Dekorasi, Interior dan Arsitektur, Decorintex Decoration Interior Expo 2018, di Surabaya, Rabu (8/8/2018).

Tren dekorasi interior dan arsitektur yang terus berkembang juga membuat pasar segmen ini bergairah. Tidak hanya produk interior dalam ruangan, saat ini juga telah berkembang dekorasi outdoor, rooftop, dan lainnya.

Tren industri kreatif membuat tempat usaha yang menarik, unik, dan memberi nilai tambah dalam kegiatan terkait, disebut Budiyono menjadi pasar yang baru dan menarik.

"Kondisi itu berhasil mendongkrak segmen ini untuk tetap tumbuh ditengah properti yang stagnan bahkan akan yang mengeluh melambat hingga menurun," lanjutnya.

Karena itu, dalam kegiatan pameran yang digelar di Convention Hall Grand City, Surabaya, ada 80 stan pameran yang disediakan.

Dari jumlah itu, diikuti oleh asosiasi terkait, seperti Ikatan Arsitektur Indonesia (IAI), akademisi dari jurusan arsitektur dan dekorasi beberapa universitas, industri interior baik retail maupun yang berbasis Bussiness to Bussiness (B2B) dan lainnya.

"Dalam pameran yang keenam ini kami targetkan ada 25.000 pengunjung. Soal transaksi kami kembalikan ke peserta karena memang pameran ini sebagai wadah pertemuan antara end user dan produsen," jelas Budiyono.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Timur, Drajat Irawan mengatakan, saat membuka pameran tersebut mengatakan bila pasar industri dekorasi interior dan arsitektur di Jawa Timur sudah berkembang pesat.

"Bahkan produk interior seperti perabot, furniture dan mebel sudah masuk ke pasar ekspor. Kami melihat peluang ini bisa dimanfaatkan di ajang pameran ini, agar tidak sebatas pertemuan end user dengan produsen, tapi juga bisa peningkatan antara produsen dengan pedagang yang bisa membawa produk ke pasar ekspor," tambah Drajat.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help