Berita Ekonomi Bisnis

Bidik Pelaku Usaha di Surabaya Barat, BNI Kacapem HR Muhammad Naik Status Jadi Kantor Cabang

"Selama ini pengajuan kredit atau yang tidak bisa dilayani di Capem harus ke kantor Cabang yang ada di tengah kota Surabaya."

Bidik Pelaku Usaha di Surabaya Barat, BNI Kacapem HR Muhammad Naik Status Jadi Kantor Cabang
foto: ist
Deputi Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jatim Edhie Haryanto dan Deputi Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan IV dan Perizinan, Kantor Otoritas Jasa Keuangan Regional IV, Kuswandono menyaksikan Head of Network & Services BNI Kanwil Surabaya, Anak Agung Gede Putra, memotong rangkaian melati menadai peresmian Kantor Cabang BNI HR Muhammad, Surabaya, Rabu (8/8/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Perkembangan usaha yang sangat dinamis di kawasan Surabaya Barat membuat PT Bank Negara Indonesia (BNI) Persero Kanwil Surabaya, menaikkan status pelayanan dari kantor Cabang Pembantu (Capem) menjadi kantor cabang BNI di kawasan HR Muhammad Surabaya.

Peresmian penggantian kantor pelayanan itu digelar pada Rabu (8/8/2018), dihadiri pejabat  Bank Indonesia Kantor Perwakilan Jawa Timur dan Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional IV Jawa Timur.

Head of Network & Services BNI Wilayah Surabaya, Anak Agung Gede Putra, di sela acara mengatakan, langkah ini dilakukan untuk meningkatkan penetrasi layanan terkait pasar usaha yang ada di kawasan Surabaya Barat.

"Termasuk menggaet nasabah-nasabah baru yang bergerak di sektor usaha, dengan layanan yang lebih dibanding saat masih sebagai kantor Capem," jelas Anak Agung Gede Putra, di sela peresmian.

Diakui potensi usaha yang terus tumbuh di wilayah ini, bisa mendapatkan pelayanan yang tidak hanya untuk DPK (Dana Pihak Ketiga) nasabah, tapi juga untuk memperluas penyaluran kredit produktif dari usaha yang ada di kawasan itu.

"Selama ini pengajuan kredit atau yang tidak bisa dilayani di Capem harus ke kantor Cabang yang ada di tengah kota Surabaya atau yang ada di selatan, yaitu Cabang Graha Pangeran. Tapi dengan adanya cabang HR Muhammad ini, nasabah atau calon nasabah potensial di kawasan ini, menjadi lebih dekat lagi," ungkap Anak Agung Gede Putra.

Sebelumnya kantor cabang HR Muhammad ini berstatus kantor Capem sejak Oktober 2010. Dengan perubahan ini, kantor Cabang BNI di kota Surabaya ada delapan unit.

"Peresmian ini menjawab akan kebutuhan dan mempermudah para nasabah di Surabaya barat. Di mana sebelumnya untuk beberapa layanan, biasanya ke kantor BNI Graha Pangeran. Namun dengan dinaikkannya status menjadi kantor cabang, beberapa layanan sudah ada di kantor HR Muhammad. Misalnya layanan Kredit UKM dan sebagainya," jelas Anak Agung Gede Putra.

Pertimbangan lain dalam peningkatan status ini, kantor cabang HR Muhammad sebelumnya telah "achieve target" di antara beberapa KCP di Surabaya. Juga potensi ekonomi di Surabaya Barat terus meningkat. Terbukti banyak ruko, hotel, pusat perbelanjaan, bahkan cafe dan lainnya terus muncul didaerah ini. Sehingga sudah layak untuk dinaikkan statusnya.

Perwakilan Otoritas Jasa Keuangan, Deputi direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan IV dan Perizinan, Kantor Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Jawa timur, Kuswandono, menilai, peningkatan status ini telah disiapkan dengan baik oleh BNI, baik dari persayaratan dokumen, sarana dan prasaranya termasuk SDM-nya.

"Kami dari OJK tentunya mendukung BNI dalam hal ini, karena dengan peningkatan ini, penyaluran kredit akan meningkat, ekonomi masyarakat akan meningkat pula. Juga kemudahan dengan penerapan teknologi yang dimiliki BNI," ungkapnya.

Sedang  Bank Indonesia mengapresiasi upaya dari BNI yang terus membantu program pemerintah dalam hal "digitally economy" di masyarakat.

"Dengan jumlah SDM yang kurang dari 15 orang untuk menjadi kantor cabang dengan memanfaatkan teknologi informasi, merupakan kemajuan besar," ungkap  Deputi Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Edhie Haryanto.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help