Berita Arema

Ultah Ke-31 Arema FC: Ada Jargon Baru Diluncurkan, begini Maknanya

Arema FC resmi meluncurkan jargon baru jelang ulang tahun ke 31. Peluncuran tersebut dilakukan sebelum laga antara Arema FC kontra Persija Jakarta.

Ultah Ke-31 Arema FC: Ada Jargon Baru Diluncurkan, begini Maknanya
surya/zainuddin
Media Officer Arema FC Sudarmaji.

SURYA.co.id | MALANG - Arema FC resmi meluncurkan jargon baru jelang ulang tahun ke 31. Peluncuran tersebut dilakukan sebelum laga antara Arema FC kontra Persija Jakarta, Minggu (5/8/2018). Jargon ulang tahun Arema FC ke 31 kali ini adalah "Lebih Edan".

Ada makna sangat dalam yang ingin disampaikan melalui jargon tersebut. Jargon "Lebih Edan" dimaksudkan untuk membangkitkan seluruh elemen yang ada di Arema FC untuk semakin bergelora. Edan diartikan bukan hanya sebagai gila. Tetapi juga diartikan sebagai sesuatu hal yang mengundang decak kagum.

Media officer Arema FC, Sudarmaji menjelaskan bahwa pemilihan jargon ini bukanlah tanpa alasan. Ia mengakui bahwa pemilihan jargon ini untuk memantik semangat bagi seluruh pecinta Arema FC agar terus berbenah diri.

"Kami merasa usia 31 tahun merupakan usia yang matang bagi klub sepak bola. Tiga dekade lebih perjuangan ini harus bisa jadi pemantik semangat untuk bisa semakin luar biasa," ucapnya Senin (6/8/2018).

Selain jargon, Arema FC juga meluncurkan logo ulang tahun ke 31. Logo tersebut berupa angka 31. Namun ada yang berbeda dari logo kali ini. Terdapat gambar Singa jantan yang tengah memegang angka 1. Hal ini juga memiliki makna tersendiri.

Singa jantan yang memegang angka 1 ini d1maksudkan bahwa Arema FC selalu berharap menjadi nomor 1. Untuk itu, semua harus diperjuangkan.Demi bisa mencapai kejayaan yang diinginkan

"Singa juga melambangkan nyawa dan usia yang harus diperjuangkan. Sementara semangat di lambangkan dengan kobaran api yang mengelilingi angka 31. Hal ini dimaksudkan bahwa untuk menjaga kejayaan tersebut harus dilakuakn secara bersama-sam dan persatuan," pungkas Sudarmaji.

Penulis: Alfi Syahri Ramadan
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help