Berita Gresik

Penutupan TMMD Ke-102 di Gresik, Ini Pesan Kepala Staf Armatim Laksma TNI ING Sudihartawan

Selama kegiatan, tim TMMD berhasil membangun infrastruktur dan mental masyarakat desa setempat.

Penutupan TMMD Ke-102 di Gresik, Ini Pesan Kepala Staf Armatim Laksma TNI ING Sudihartawan
surya/sugiyono
Kasarmatim Laksma TNI I.N.G Sudihartawan (tengah), foto bersama wakil Bupati Gresik Mohammad Qosim (Baju putih) kompak bersama tim TMMD saat penutupan program TMMD ke-102, Rabu (8/8/2018). 

SURYA.co.id | GRESIK - Penutupan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-102 di Desa Ngampel, Kecamatan Balongpanggang, Gresik, selama satu bulan berakhir dengan lancar. Selama kegiatan, tim TMMD berhasil membangun infrastruktur dan mental masyarakat desa setempat.

Kepala Staf Armatim (Kasarmatim), Laksamana Pertama (Laksma) TNI ING Sudihartawan, saat menutup program TMMD ke-102 mengatakan bahwa kegiatan TMMD ini untuk mengingatkan bahwa TNI dari rakyat untuk rakyat. Sehingga dalam kondisi tidak perang harus menyatu dengan masyarakat.

"Dengan semangat gotong-royong dan bahu membahu kita membangun infrastruktur dan mental masyarakat sehingga masyarakat dapat merasakan kehadiran TNI," kata Laksamana TNI Sudihartawan, dengan didampingi Dandim 0817 Gresik Letkol Kav Widodo Pujianto, di lapangan Desa Ngampel Kecamatan Balongpanggang, Rabu (8/8/2018).

Lebih lanjut Sudihartawan menambahkan bahwa selama program TMMD selama satu bulan ini para prajurit sangat berkesan, sebab mereka hidup dan makan bersama masyarakat sehingga mereka betul-betul menyatu bersama rakyat.

Selain itu, masyarakat juga diharapkan menjaga bangunan yang telah dibangun agar dapat dimanfaatkan secara jangka panjang.

"Bangunan yang sudah dibangun, kami harapkan dijaga dengan baik sehingga bisa dipakai secara jangka panjang," sambungnya.

Sementara Wakil Bupati Gresik, Mohammad Qosim, menambahkan Pemkab Gresik sangat mendukung program TMMD ke-102 ini.

Sebab dengan program ini masyarakat desa mendapat banyak manfaat. Mulai pembangunan infrastruktur sampai pembangunan mental.

"Dengan bangga dan bersyukur adanya program TMMD, sebab anggaran Rp 1,5 Miliar masyarakat dapat menikmati banyak manfaat. Mulai pembangunan jalan, jembatan, waduk, sanitasi pertanian dan lapangan. Termasuk penyuluhan bahaya narkoba dan penanaman mental tentang kebangsaan. Semuanya diberikan oleh Tim TMMD," tandas Qosim.

Penulis: Sugiyono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved