Berita Surabaya

Lagi 2 Pengurus Koperasi Ditahan terkait Dugaan Korupsi, Pinjaman Rp 1,5 M hanya Dinikmati 5 Orang 

Sebelumnya kejari menahan pentolan KSU Mitra Lestari yakni Kun Hidayat Imam (ketua) dan Sutikno Tjoedoko, manager KSU pada 28 Juni 2018.

Lagi 2 Pengurus Koperasi Ditahan terkait Dugaan Korupsi, Pinjaman Rp 1,5 M hanya Dinikmati 5 Orang 
surya/sudharma
Bendahara KSU Mitra Lestari Johanes dan Sekretaris Pawitro Tjoedoko dengan rompi tahanan digiring ke mobil tahanan Kejari Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kejari Surabaya mengembangkan kasus dugaan penyalahgunaan dana dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) yang dikucurkan Kementerian Koperasi & UMKM sebesar Rp 1 milliar ke Koperasi Serba Usaha (KSU) Mitra Lestari. Dari pengembangan kasus ini, kejari kembali menetapkan dan menahan dua pengurus KSU Mitra Lestari.

Dua pejabat yang ditetapkan tersangka dan langsung ditahan itu adalah Johanes warga Darmo Permai selaku bendahara KSU Mitra Lestari dan Pawitro Tjoedoko, warga Driyorejo Gresik sekretaris.

Sebelumnya kejari menahan pentolan KSU Mitra Lestari yakni Kun Hidayat Imam (ketua) dan Sutikno Tjoedoko, manager KSU pada 28 Juni 2018.

“Mulai hari ini, tersangka JTK dan PTJ kami tahan selama dua puluh hari ke depan. Keduanya kami tahan di Rutan Kelas I Surabaya Cabang Kejati Jatim,” jelas Kepala Kejari Surabaya Teguh Budi Darmawan pada wartawan, Rabu (8/8/2018) malam.

Dijelaskan, penetapan Johanes dan Pawitro Tjoedoko sebagai tersangka adalah pengembangan dari hasil penyidikan kasus ini.

"Ini pengembangan, jadi total tersangka dalam kasus ini ada empat orang, yang dua lainnya sudah kami tahan," urainya.

Adapun dugaan korupsi ini, terjadi pada Desember 2012. Saat itu KSU Mitra Lestari  mengajukan pinjaman LPDB ke Kementerian Koperasi & UMKM sebesar Rp 1,5 miliar akan disalurkan ke-24 anggota KSU Mitra Lestari

Pengajuan dana LPDB itu akhirnya cair pada 26 Maret 2013 dan selanjutnya dana itu dicairkan oleh tersangka Sutikno Tjoedoko selaku Manager KSU Mitra Lestari melalui rekening KSU Mitra Lestari di Bank BCA KCP Tandes.

Namun, pengelolaan dana LPDB itu diselewengkan oleh para  tersangka. Modusnya dari 24 anggota KSU Mitra Lestari hanya 5 orang yang diberi pencairan, sedangkan 19 anggota lainnya justru tak mengetahui adanya pinjaman dana LPDP. \

“Ini membuat kredit macet dan KSU Mitra Lestari memiliki tunggakan pinjaman dana LPDB sebesar Rp 543.776.666,” ujarnya.

Dalam kasus ini, keempat tersangka dijerat Pasal 2 Ayat (1) jo Pasal 18 UU No 20/2001 tentang perubahan atas UU No 31/1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo Pasal 55 Ayat (1) KUHP.

"Perbuatan para tersangka bertentangan dengan Surat Pemberitahuan Persetujuan Prinsip (SP3) tanggal 23 Februari 2013 dan Peraturan Direksi LPDB Nomor 36/PER/LPDB/2010 tentang petunjuk teknis pemberian pinjaman atau pembiayaan kepada koperasi," pungkasnya. 

Penulis: Sudharma Adi
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help