Berita Jombang

Tebuireng Jombang Berduka, Cucu Pendiri NU Hadratussyaikh KH Hasyim Asyari Berpulang

Ponpes Tebuireng Jombang berduka. KH Mahmud Baidlowi, salah satu cucu pendiri NU, Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari, Senin malam (6/8) wafat.

Tebuireng Jombang Berduka, Cucu Pendiri NU Hadratussyaikh KH Hasyim Asyari Berpulang
surabaya.tribunnews.com/sutono
Prosesi pemakaman KH Mahmud Baidlowi, cucu pendiri Hadratussyaikh, di maqbaroh Pesantren Madrasatul Quran Tebuireng, Selasa (7/8/18). 

SURYA.co.id | JOMBANG - Keluarga Pondok Pesantren (Ponpes) Tebuireng Jombang kembali berduka. 

KH Mahmud Baidlowi, salah satu cucu pendiri NU, Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari, Senin malam (6/8/2018) wafat.

Jenazah dikebumikan di makam keluarga Ponpes Madrastul Quran (MQ), Tebuireng, Selasa (7/8/2018).

Ribuan santri MQ ikut mengantarkan jenazah, setelah lebih dulu disalatkan di masjid ponpes setempat.

KH Mahmud Baidlowi merupakan putra ketiga dari KH Ahmad Baidlowi Asro, wafat pada usia ke-84. Dua kakaknya telah medahului, yaitu Kiai Mahmad Baidlowi dan Kiai Hamid Baidlowi.

“Beliau cucu tertua Kiai Hasyim Asyari, yang juga jimat keluarga kiai Ahmad Baidlowi,” ungkap KH Abdul Hadi Yusuf (Gus Didik), Pengasuh Pesantren Madrasatul Quran kepada para santri dan peziarah.

Keponakan almarhum ini bercerita sekilas tentang keunikan almarhum. Antara lain tidak malu meminta maaf walau kepada yang lebih muda.

“Beliau kalau ketemu saya, bilang ‘sepurane yo’. Mudah-mudahan itu adalah sebagai teladan, sebagai contoh bagi kita,” jelas Gus Didik.

Tak lupa Gus Didik juga memintakan maaf pada semua yang hadir untuk almarhum. Usai pemakaman, dilanjutkan doa, dipimpin Kiai Syakir Ridlwan, menantu almarhum.

Penulis: Sutono
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved