Berita Tuban

Potret Perajin Kostum Karnaval Asal Tuban, Untung Belasan Juta saat Agustusan

Berkat usaha kostum karnaval itu, kini karyanya pun mulai lekat di hati masyarakat atau lembaga dinas di Tuban.

Potret Perajin Kostum Karnaval Asal Tuban, Untung Belasan Juta saat Agustusan
surya/m sudarsono
Arifin ditemui di rumahnya, saat memoles kostum karnaval karyanya 

SURYA.co.id | TUBAN - Setiap tahun, tepat bulan Agustus, Arifin (40) warga Tuban, selalu disibukkan dengan aktivitasnya sebagai perajin kostum model karnaval. Bahan spon sandal, kain bermotif batik, pernak-pernik, cat dan sejumlah bahan pendukung lain, tampak penuh berada di setiap sudut ruangan rumahnya.

Saat Agustusan ini, setidaknya Arifin bisa membuat sekitar selusin kostum karnaval, dengan berbagai model dan motif berbeda.

"Tiap Agustus, saya selalu buat kostum karnaval, karena menyediakan bagi yang membutuhkan jasa sewa," kata Arifin saat ditemui di rumahnya, Lingkungan Wire, Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Tuban, Selasa (7/8/2018).

Lebih lanjut, pria dua anak itu menjelaskan, jika pekerjaan yang digelutinya itu sudah dijalankan sejak 2011 silam, saat dia masih bertempat tinggal di Rembang, Jawa tengah.

Lalu pada 2013, dia pindah ke Kabupaten Tuban bersama keluarganya, dan tetap meneruskan keahliannya.

Berkat usaha yang ditekuninya itu, kini karyanya pun mulai lekat di hati masyarakat atau lembaga dinas. Hingga dia kerap menerima pesanan jasa pembuatan kostum karnaval saat momen-momen tertentu, seperti 17 Agustus.

Harga yang ditawarkannya pun bervariatif, sesuai model dan tingkat kerumitan. Mulai dari Rp 300 ribu hingga Rp 1 juta, per sekali sewa.

"Sewa kostum, mulai Rp 300 ribu hingga Rp 1 juta. Ukurannya pun ada tingkatannya sesuai berat. Ada yang untuk anak SMP maupun SMA," ungkapnya sambil mengecat kostum.

Setidaknya, dalam sebulan sekitar 25 kostum bisa tersewakan semua. Untung yang diraup pun terbilang cukup banyak, bisa sampai Rp 17 juta.

Bahkan, jika dalam even Agustus daerah Tuban selesai, dan ada daerah lain yang membutuhkan jasa sewanya, maka kostum karnavalnya akan disewakan. 

Seperti daerah Bojonegoro, Lamongan, Rembang. Tentu hal itu akan menambah pendapatannya.

"Ya bisa sampai raup Rp 17 juta. Bisa kita sewakan pula di daerah lain," pungkasnya sambil mengusap keringat usai memoles karyanya.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved