Khofifah Berpesan agar PMII Ambil Peran di Era Gig Economy, Sekarang Bukan Eranya Cari Kerja

Calon Gubernur Jawa Timur terpilih periode 2019-2024 Khofifah Indar Parawansa mengajak anak-anak muda millenial

Khofifah Berpesan agar PMII Ambil Peran di Era Gig Economy, Sekarang Bukan Eranya Cari Kerja
SURYA.co.id/Fatimatuz Zahro
Calon Gubernur Jawa Timur terpilih periode 2019-2024 Khofifah Indar Parawansa menjadi pembicara utama dalam Kolokium Radikalisme dan Pelatihan Kader Lanjut PMII dengan tema Menjawab Kompleksitas Sosial, Nasionalis, Pluralus, Radikalis, dalam menyongsosng Momentum Demokrasi oleh Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Banyuwangi, Selasa (7/8/2018). 

SURYA.co.id | Banyuwangi - Calon Gubernur Jawa Timur terpilih periode 2019-2024 Khofifah Indar Parawansa mengajak anak-anak muda millenial untuk mengambil peran di era 'gig economy'.

Hal itu disampaikan Khofifah saat menjadi pembicara utama dalam Kolokium Radikalisme dan Pelatihan Kader Lanjut PMII dengan tema Menjawab Kompleksitas Sosial, Nasionalis, Pluralus, Radikalis, dalam menyongsong Momentum Demokrasi oleh Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Banyuwangi, Selasa (7/8/2018).

Menurut Khofifah era gig economy atau kerja dengan durasi kontrak pendek sudah menjadi ciri khas dan tren anak muda millenial saat ini. Tidak hanya di Indonesia tapi juga di dunia.

"Sudah bukan jamannya anak muda jaman sekarang bawa map mencari kerja. Di era gig economy ini, anak-anak muda mandiri cenderung ingin kerja freelancer," ucapnya.

Mulai menjadi fotografer, freelancer, designer yang bisa bekerja dimana saja, menjadi event organizer, programmer dan juga pekerjaan yang bisa mobile dan berkontrak jangka pendek.

Pekerjaan ini kerap menjadi pilihan lantaran sikap anak muda millenial yang cenderung cepat bosan dan selalu ingin tantangan baru.

Menurut Khofifah anak-anak muda seperti ini lebih mengedepankan karya dan mencari tempat yang mau menerima karya dan skill mereka.

"PMII ini maunya dimana. Mulai dipetakan yang minat di bidang design siapa, yang minat di bidang pemrogaman komputer siapa. Sudah bukan eranya lah menenteng map cari-cari kerja dari kantor ke kantor," ucapnya.

Oleh sebab itu guna mendukung era gig economy ini, Khofifah dan Emil Elestianto Dardak, pasangannya dalam Pilgub 2018, sudah menyiapkan program Millenial Job Center.

Yang rencananya akan dibangun di lima Bakorwil di Jawa Timur. Di tempat itu akan disiapkan tutor-tutor dengan skill profesional yang mau mengabdi untuk menyalurkan ilmu kepada generasi penerus.

Menurut Khofifah program ini akan gratis untuk pemula. Namun untuk jenjang tertentu akan disiapkan billing rate atau penarikan biaya yang bandingannya tentu lebih murah dibandingkan dengan tempat kursus yang lain.

Program millenial job center ini dikatakan Khofifah sedang diupayakan masuk dalam RAPBD 2019 yang saat ini sedang disusun. Sehingga anak-anak millenial yang ingin berkarir dalam era gig economy bisa tetap memiliki skill yang mumpuni.

"Sekarang masih kami komunikasikan dengan Kementerian Dalam Negeri, karena ada kabar mau dihapus Bakorwilnya. Kan sayang, kalau kami maunya itu dipakai untuk Millenial Job Center jadi nggak harus bangun tempat lagi," ujar Khofifah.

Lebih lanjut di depan kader PMII, wanita yang merupakan Ketua cabang PMII perempuan pertama di Indonesia ini menyebut bahwa berprofesi apapun nantinya, anak-anak PMII diupayakan tetap berpegang teguh pada agama.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help