Berita Gresik

Selidiki Dugaan Korupsi di Dinkes Gresik, Kejari Sita Tas Pampers Wanita Berisi Buku Tabungan

Kejari Gresik menyita sebuah tas pampers berisi buku tabungan saat melakukan penggeledahan di Dinkes.

Selidiki Dugaan Korupsi di Dinkes Gresik, Kejari Sita Tas Pampers Wanita Berisi Buku Tabungan
surabaya.tribunnews.com/sugiyono
Tim penyidik Pidsus Kejari Gresik mengamankan dokumen dan barang bukti dugaan korupsi di Kantor Dinkes Kabupaten Gresik, Senin (6/8/2018). 

SURYA.co.id | GRESIK - Tim penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Gresik menemukan puluhan buku tabungan di dalam tas pampers wanita saat menggeledah Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik, Senin, 6 Agustus 2019.

Penggeledahan dilakukan dalam kaitannya dengan dugaan korupsi dana jasa pelayanan dari BPJS Kesehatan kepada Puskeswan. 

Kepala Kejaksaan Nejari (Kajari) Gresik, Pandoe Pramokertika mengatakan, bahwa saat tim penyidik mencari barang bukti di Kantor Dinas Kesehatan, ada seorang staf yang membawa tas pampers wanita.

Ternyata setelah diminta dan digeledah, di dalam tas itu ada buku tabungan.

"Tapi kami belum mengetahui itu isinya tabungan siapa dan punya siapa? Kami masih selidiki dulu," kata Pandoe.

Pandu mengatakan dalam dugaan korupsi ini dana kapitasi ini, diduga ada pemotongan 10 persen oleh Dinkes Kabupaten Gresik atas dana jasa pelayanan dari BPJS Kesehatan kepada Puskeswan. Sejauh ini, pemeriksaan terhadap dugaan ini masih dalam tahap penyelidikan.

 "Kami masih dalami dulu, meminta keterangan saksi-saksi. Ada tiga staf yang dibawa dan dimintai keterangan setelah penggeledahan ini," imbuhnya.

Fitriyah Kusumawati, Kepala bidang penjaminan manfaat primer BPJS Kesehatan Cabang Gresik mengatakan, dana kapitasi adalah besaran pembayaran setiap bulan yang dibayar di awal kepada pelaku fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) berdasarkan jumlah peserta atau pasien yang terdaftar, tanpa memperhitungkan jenis dan jumlah pelayanan kesehatan yang diberikan.

"Pelaku FKTP ini bisa Puskesmas, klinik, rumah sakit dan klinik perorangan yang sudah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan," kata Fitriyah.

Dia juga mengatakan bahwa besaran dana pelayanan itu berfariasi antara Rp5.000 sampai Rp6.000 untuk pelayanan satu pasien.

"Kriteria besaran itu tergantung kelengkapan masing-masing rumah sakit. Kalau peralatan dan jumlah dokter lengkap, dana Kapitasi bisa Rp 6.000," imbuhnya. 

Penulis: Sugiyono
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help