Pilpres 2019

Pemuda Pancasila Tolak Deklarasi #GantiPresiden di Jatim: Lebih Baik Lewat Pemilu

Pemuda Pancasila menyatakan tak mau terlibat dalam deklarasai #GantiPresiden di Jatim meski nama mereka tercantum dalam undangan rapat.

Pemuda Pancasila Tolak Deklarasi #GantiPresiden di Jatim: Lebih Baik Lewat Pemilu
ist/tribunnews.com
Sejumlah warga tampak memakai baju dan kaus #2019GantiPresiden di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (29/4/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Beberapa hari terakhir muncul pesan berantai yang beredar melalui aplikasi pesan instan WhatsApp.

Pesan tersebut berisi rencana kegiatan aksi gerakan deklarasi ganti presiden yang akan dilaksanakan di Surabaya pada 26 Agustus 2018 mendatang.

Di awal surat tersebut tertulis "Rapat kesiapan deklarasi ganti presiden 2019". Kemudian dirangkai dengan "Rapat tanggal 3 Agustus di Rungkut".

Tertulis di dalam surat tersebut susunan panitia acara ini. Di antaranya Ketua yang dijabat Priyanto. Lalu, ditambah beberapa bidang.

Ada beberapa tokoh nasional yang dijadwalkan hadir. Di antaranya, Neno Warisman, Mardani Ali Sera, Sang Alang, hingga Ahmad Dhani Prasetya.

Beberapa tokoh tersebut memang pernah menjadi orator di aksi serupa di lain daerah.

Menariknya, di bagian bawah pesan ada beberapa koordinator massa yang mengatasnamakan 28 organisasi.

Di antaranya FPI, Muhammadiyah, PP Surabaya, dan beberapa organisasi massa lainnya.

Menganggapi hal ini, Sekretaris MPC Pemuda Pancasila (PP) Surabaya, Baso Suherman menegaskan bahwa pihaknya tidak mengetahui rencana itu.

"Kami tegaskan dari PP tidak ada. PP tidak ikut di dalam rapat maupun aksi deklarasi," kata Baso kepada Surya.co.id di Surabaya, Senin (6/8/2018).

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved