Pilpres 2019

Muhammadiyah Jatim Menolak Ikut Deklarasi #2019GantiPresiden

Pimpinan Muhammadiyah Jatim menyatakan menolak terlibat dalam deklarasi #2019GantiPresiden di Jawa Timur

Muhammadiyah Jatim Menolak Ikut Deklarasi #2019GantiPresiden
ist/tribunnews.com
Sejumlah warga tampak memakai baju dan kaus #2019GantiPresiden di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (29/4/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pimpinan Muhammadiyah Jawa Timur ikut memberikan klarifikasi terkait beredarnya pesan berantai yang menjelaskan keikutsertaan Muhammadiyah digerakkan “Deklarasi #2019GantiPresiden Jatim”.

Muhammadiyah Jatim menyatakan tidak terlibat dalam acara yang dijadwalkan bertempat di Tugu Pahlawan ini.

“Terkait pesan yang viral seperti di atas, kami mengklarifikasi bahwa Muhammadiyah Jatim tidak ikut-ikutan atau ambil bagian dalam kegiatan tersebut,” kata Wakil Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim, DR Biyanto, dikutip dari laman resmi Muhammadiyah Jatim, Senin (6/8/2018).

Ia menjelaskan bahwa karakter Muhammadiyah adalah sebagai organisasi dakwah, bukan politik.

"Muhammadiyah juga sudah membuktikan bahwa organisasi ini lebih mementingkan gerakan amal,” lanjut Biyanto.

Baca: Pemuda Pancasila Tolak Deklarasi #GantiPresiden di Jatim: Lebih Baik Lewat Pemilu

Selain itu, Muhammadiyah berusaha untuk menjauhi gerakan mobilisasi massa.

Dalam berpolitik, Muhammadiyah menekankan pentingnya politik nilai (adiluhung) dan tetap dalam bingkai konstitusi.

Meski demikian, tambah Biyanto, Muhammadiyah tetap menghargai perbedaan pendapat berbagai elemen bangsa.

Muhammadiyah juga tidak mungkin melarang segala bentuk ekspresi atau pendapat sebagian kalangan yang menyuarakan pergantian kepemimpinan nasional.

“Yang penting, semua itu harus ditempuh melalui cara-cara konstitusional,” lanjut dosen pascasarjana UIN Sunan Ampel Surabaya itu.

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help