Berita Tulungagung

Kasus Kematian Bayi Arza di Tulungagung, Pihak Rumah Sakit Skorsing 3 Karyawannya, Ada Kelalaian?

Kasus kematian bayi Arza di Tulungagung, pihak rumah sakit skorsing tiga karyawannya. Ada kelalaian?

Kasus Kematian Bayi Arza di Tulungagung, Pihak Rumah Sakit Skorsing 3 Karyawannya, Ada Kelalaian?
pixabay
Ilustrasi 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Manajemen Rumah Sakit Trisna Medika Tulungagung mengaku telah melakukan evaluasi internal, terkait meninggalnya bayi Arza.

Direktur RS Trisna Medika, dr Amor Wibisono mengatakan, ada tiga karyawan yang mendapatkan skorsing.

Mereka terdiri dari perawat dan bidan yang bertugas malam, sebelum Arza meninggal dunia.

Namun Amor menegaskan, skorsing itu bukan berarti ada kelalaian yang menyebabkan Arza meninggal dunia.

"Memang prosedurnya seperti itu, jika ada kejadian petugas yang jaga harus tanggung jawab," terang Amor, Senin (6/8/2018) pagi.

Baca: Di Tulungagung, Bayi Arza Meninggal Meski Lahir Sehat, Keluarga Tak Dapat Penjelasan dari RS

Baca: Terkait Kematian Bayi Arza, Dinas Kesehatan Tulungangung Langsung Lakukan Ini

Skorsing diberlakukan lebih dari satu bulan, hingga perkara ini menemui titik terang.

Namun saat ditanya hasil evaluasi internal manajemen RS Trisna Medika, Amor enggan memaparkan dengan alasan rahasia medis.

Pihaknya hanya mengungkapkan hasil pembahasan itu kepada pasien.

Hasil pembahasan dan evaluasi internal itu menurutnya sudah disampaikan ke Nanang Prawito, ayah bayi Arza.

"Saat itu ayah bayi menghadap kami, karena diutus istrinya. Akhirnya kami berikan penjelasan," ujar Amor.

Direktur RS Trisna Medika, dr Amor Wibisono
Direktur RS Trisna Medika, dr Amor Wibisono (surya/david yohannes)
Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved