Lapor Cak

Selama Pemasangan Lift, JPO di Surabaya Tak Difungsikan. Bagaimana Nasib Pejalan?

Sejumlah Jembatan penyeberangan di Surabaya sementara tak berfungsi karena pemasangan lift. Lalu bagaimana nasib pejalan kaki yang butuh?

Selama Pemasangan Lift, JPO di Surabaya Tak Difungsikan. Bagaimana Nasib Pejalan?
surabaya.tribunnews.com/ahmad zaimul haq
Saat Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) di Jl Mayjen Prof Dr Moestopo diperbaiki, warga berhati-hati saat menyebrang karena kondisi lalu lintas jalan yang ramai kendaraan, terlebih saat Minggu tidak ada petugas Linmas yang membantu. Foto diambil Minggu (5/8). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Sejumlah Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Surabaya sedang diperbaiki untuk pemasangan lift. Salah satunya JPO di Jl Mayjen Prof Dr Moestopo.

Karena JPO sedang diperbaiki, sebagian pembatas jalan dibuka agar bisa dijadikan penyeberangan warga. Khususnya yang mau melintas dari RSUD dr Soetomo ke kampus A Universitas Airlangga atau sebaliknya.

Irma Kurniasari (20) mengungkapkan, ia beberapa kali memakai JPO ketika harus mengantar keluarganya berobat. Sebab angkutan umum yang ia gunakan melintas di seberang rumah sakit.

"Harus nunggu orang bantuin menyeberang karena biasanya jalan ini ramai,"ungkapnya.

Beberapa kali ia dibantu petugas linmas untuk menyeberang sejak JPO diperbaiki. Ia memang harus hati-hati, apalagi ia membawa orang tuanya yang sedang sakit.

Hal serupa diungkapkan Lutviatul Nuraini, mahasiswa Unair. Ia mengungkapkan kerap mencari teman untuk menyeberang. Karena tidak setiap waktu ada petugas linmas yang membantu menyeberangkan jalan.

"Sebenarnya kalau ada linmas enak, tapi kadang orangnya cuma satu di seberang jalan. Jadinya dijemput pas di tengah jalan sama petugasnya,"ujarnya.

Tiara Yupitasari, petugas linmas pemkot Surabaya mengungkapkan dirinya ditugaskan dengan sistem rolling setiap harinya. Dengan jadwal shift ia dan teman-temannya bergantian berjaga di JPO yang sedang dalam perbaikan.

"Sudah sekitar seminggu kami keliling, tidak selalu di JPO jalan Moestopo,"ungkapnya.

Menurutnya, petugas bersiaga mulai pagi hingga malam pukul 21.30. Selebihnya tidak ada yang berjaga.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved