Berita Mojokerto

Saat Bendera Merah Putih Sepanjang 300 Meter Diarak di Jembatan Gajah Mada Mojokerto

Mereka begitu antusias turut serta sebagai peserta yang membawa bendera putih sepanjang 300 meter tersebut.

Saat Bendera Merah Putih Sepanjang 300 Meter Diarak di Jembatan Gajah Mada Mojokerto
surya/mohammad romadoni
Ribuan peserta saat kegiatan kirab Prasetya merah putih di Kota Mojokerto 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Menyambut HUT Kemerdekaan RI Ke-73, ribuan masyarakat dari berbagai instansi dan lintas ras agama di Kota/Kabupaten Mojokerto turut berpartisipasi dalam kegiatan kirab bendera merah putih.

Mereka begitu antusias turut serta sebagai peserta yang membawa bendera putih sepanjang 300 meter tersebut.

Bendera merah putih itu dibawa oleh sekitar sebanyak 1500 peserta yang dibentangkan di sepanjang jalan raya protokol hingga menuju ke Jembatan Gajah Mada Kota Mojokerto, Minggu (5/8/2018).

Kapolres Mojokerto Kota AKBP Sigit Dany Setiyono menjelaskan kegiatan ini merupakan wujud dari kekompakan seluruh elemen masyarakat yaitu rangkaian memperingati Proklamasi dan 17 Agustus 2018.

Ribuan peserta saat kegiatan kirab Prasetya merah putih di Kota Mojokerto
Ribuan peserta saat kegiatan kirab Prasetya merah putih di Kota Mojokerto (surya/mohammad romadoni)

Adapun yang menyelenggarakan kegiatan ini adalah seluruh komponen Forkompinda meliputi POLRI-TNI dan Pemerintah Daerah setempat serta dari berbagai komunitas masyarakat.

"Kegiatan bertajuk Prasetya merah putih yang didalamnya terdapat kirab bendera merah putih, ikrar dan juga tentang harmoni Nusantara," ucapnya di lokasi kegiatan.

Sigit mengatakan makna dibalik kirab Prasetya merah putih ini lebih menonjolkan pesan moral dalam memperingati HUT RI Ke-73 untuk selalu optimistis melakukan apapun demi menghargai kemerdekaan yang telah diberikan oleh para pahlawan.

"Pada HUT Ke73 ini kita harus semakin paham, semakin sadar dan yakin
hadiah kemerdekaan yang diberikan oleh para pejuang harus kita jawab untuk mengisi kemerdekaan ini bisa dilakukan dengan wujud persatuan dan kesatuan," ungkapnya.

Menurut dia, bendera merah putih berukuran besar ini merupakan milik sejumlah komunitas budaya di Mojokerto.

Nantinya, bendera merah putih itu tidak hanya diarak dalam kirab namun juga untuk mempercantik jembatan Gajah Mada.

"Ini adalah wujud dari kolaborasi antar instansi dan komunitas masyarakat di Kota/ Kabupaten Mojokerto dalam penyambut HUT Kemerdekaan RI Ke-73," ujarnya.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved