Berita Surabaya

Potret Ghina Herdinindiah yang Berani Tendang Jambret hingga Jatuh saat Pulang dari Les

Ghina Herdinindiah (23) pernah menjadi korban penjambretan ketika ia masih duduk di kelas 3 SMA, namun berhasil ia gagalkan.

Potret Ghina Herdinindiah yang Berani Tendang Jambret hingga Jatuh saat Pulang dari Les
foto: istimewa
Ghina Herdinindiah 

SURYA.co.id | SURABAYA – Ghina Herdinindiah (23) pernah menjadi korban penjambretan ketika ia masih duduk di kelas 3 SMA, namun berhasil ia gagalkan.

Waktu itu, ia pulang dari tempat lesnya Ganesha Operation Jemursari pukul 22.00 WIB.

Ghina tak merasa was-was, karena ia sering pulang lebih malam, bahkan sampai pukul 02.00 WIB ketika aktif OSIS di SMAN 17 Surabaya.

“Saya waktu itu tidak takut. Nah saya memakai tas model totebag di bahu kiri saya. Tasnya berat isi buku les, jadi talinya tetap di bahu, tasnya saya jepit di antara paha saya,” tutur Ghina, Minggu (5/8/2018).

Ia pun memacu motornya menuju rumahnya di daerah Waru, Sidoarjo.

Sekitar 600 meter mendekati rumahnya, ia merasa ada motor yang mengikuti di belakangnya.

Motor tersebut menyalakan lampu jauh, menyilaukan mata lulusan Teknik Industri Universitas Surabaya ini.

“Saya langsung mengebut. Tapi orang itu berhasil mengimbangi saya, dan berhasil memepet saya di sebelah kanan,” katanya.

Tangan kiri pria tersebut tiba-tiba masuk di bawah tangan kanan Ghina dan menarik tali tasnya.

Otomatis, motor yang dikendarainya oleng.

Namun, dalam keadaan genting, Ghina yang juga heran dari mana ia mendapat keberanian tersebut, berhasil menendang penjambret berjaket ungu itu.

“Orangnya jatuh dan saya langsung ngebut pulang. Sampai sekarang saya masih ingat wajah orang itu. Mana dia senyum-senyum. Tali tas saya itu sampai hampir putus,” ujar perempuan yang sempat aktif menjadi MC ini.

Kejadian tersebut menjadi pelajaran berharga baginya. Kini ia meningkatkan proteksi terhadap barang bawaannya ketika mengendarai motor.

“Lebih amannya pakai jaket yang besar, lalu tas sekaligus talinya ditutupi jaket. Tidak apa-apa tampak jelek saat naik motor, yang pentin aman. Bawa tas juga jangan yang mudah rusak, berpikir yang terburuk saja pokoknya,” tandasnya. 

Penulis: Delya Octovie
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help