Persebaya Surabaya

Pasca Dihukum Larangan Bertanding, Oktafianus Fernando : Introspeksi dan Evaluasi Diri

Oktafianus Fernando, winger Persebaya mengaku mendapat banyak pelajaran dari kartu merah yang dia dapat

Pasca Dihukum Larangan Bertanding, Oktafianus Fernando : Introspeksi dan Evaluasi Diri
surya/habibur rohman
Pemain Persebaya Oktafianus Fernando saat menghadapi Arema FC, Minggu (6/5/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Oktafianus Fernando, winger Persebaya mengaku mendapat banyak pelajaran dari kartu merah yang dia dapat saat lawan PSIS Semarang pekan ke-17 Liga 1 lalu.

Sebab karena ulahnya melanggar pemain PSIS, Oktafianus atau yang akrab disapa Ovan, yang saat itu didaulat menjadi kapten, membuat Persebaya kalah 0-1 karena harus bermain dengan 10 pemain saja di Stadion Moch Soebroto Magelang.

Tak hanya membuat Persebaya gagal meraih poin, karena dua kartu kuning yang didapat, Ovan harus mendapat sanksi larangan bermain karena akumulasi kartu tersebut di tengah kondisi Persebaya dibekap banyak pemain absen.

Akibatnya Persebaya harus meraih hasil minor dalam tiga laga berturut-turut.

Seakan tak ingin melakukan hal yang merugikan tim lagi, Ovan mengaku telah memetik pelajaran dari hal itu agar lebih berhati-hati dalam melakukan pressing.

"Untuk saya sendiri, dengan kejadian kartu merah kemarin saya pasti introspeksi dan evaluasi diri saya sendiri, kenapa itu bisa terjadi dan apa pelajaran yang bisa diambil, seperti timeing ambil bola datang. Keras boleh tapi harus memiliki perhitungan," kata Oktafianus Fernando, Minggu (5/8/2018).

Bagi Ovan, hal itu menjadikannya pelajaran ke depan agar dapat tampil lebih baik dan dapat membantu Persebaya meraih poin.

"Selama saya mendapat sanksi itu terus saya pelajari. Dengan itu saya akan dapat berbenah. Semoga untuk kedepannya saya bisa lebih baik," harapnya.

Penulis: Dya Ayu
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved