Berita Banyuwangi

‎Revolusi Industri 4.0‎ Jadi Tema Konverwil IPNU Jatim di Banyuwangi, Ini Tujuannya

Bupati Abdullah Azwar Anas, mengatakan pentingnya mempersiapkan diri terhadap Revolusi Industri 4.0.

‎Revolusi Industri 4.0‎ Jadi Tema Konverwil IPNU Jatim di Banyuwangi, Ini Tujuannya
surya/haorrahman
Konferensi Wilayah KE-XXII Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (Konferwil IPNU) Jawa Timur 

SURYA.co.id | BANYUWANGI - Konsolidasi dan Sinergi Pelajar Nahdatul Ulama (NU) Merespon Revolusi industri 4.0, menjadi tema dalam Konferensi Wilayah KE-XXII Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (Konferwil IPNU) Jawa Timur, yang dihelat di Institute Agama Islam Ibrahimi Banyuwangi, Jumat-Minggu, 3-5 Agustus 2018. ‎

Bupati Abdullah Azwar Anas, mengatakan pentingnya mempersiapkan diri terhadap Revolusi Industri 4.0. Revolusi industri yang ditandai dengan teknologi tingkat tinggi itu, perlu disongsong dengan baik.

"Kemajuan teknologi tidak untuk dilawan ataupun dihindari. Tapi, harus dimanfaatkan sebaik-baiknya," papar Anas, Sabtu (4/8).

Hal tersebut yang diterapkan di Banyuwangi. Pemerintah Daerah Banyuwangi memanfaatkan teknologi sendiri untuk mempercepat pembangunan dan pelayanan publik.

Ia mencontohkannya dengan Smart Kampung sebagai sebuah upaya pemanfaatan teknologi informasi di tingkat desa.

"Kabupaten Banyuwangi ini sangat luas. Dari desa ke kota harus menempuh 3 jam perjalanan. Ini akan menyulitkan pelayanan. Maka, kita pangkas dengan IT. Staf desa tidak perlu lagi ke kecamatan, cukup melalui sistem online, sudah bisa diapprove oleh Camat," paparnya.

Dengan Revolusi Industri 4.0 itu, Anas berpesan, agar para pelajar di Jatim optimis menatap masa depan. Kesempatan antara desa dan kota saat ini, sudah relatif sama. Kemajuan teknologi menjamin hal tersebut.

"Yang membedakannya, hanya siapa yang mau giat belajar dan inovatif. Jika tidak, maka akan tertinggal," katanya.

Ketua PW IPNU Jatim, Haikal Atiq Zamzami, menambahkan pengembangan Pemkab Banyuwangi yang mengadaptasi teknologi informasi, menurut Haikal, adalah salah satu spirit dalam menuju Revolusi Industri 4.0.

"Jika di daerah lain menolak Go-Jek, justru di Banyuwangi diterima dan dimanfaatkan untuk membantu pelayanan publik. Ini adalah contoh bahwa Banyuwangi adalah daerah yang siap untuk menerima Revolusi Industri 4.0," terang Haikal.

Agenda Konferwil sendiri merupakan forum permusyawaratan tertinggi IPNU Jawa Timur. Selain memilih ketua selanjutnya, juga bertujuan untuk merumuskan program tiga tahun ke depan.

Sebelumnya juga digelar acara lain mulai dari Apel Kebangsaan Pelajar Jatim, annual meeting pelajar penemu, dan IPNU Jatim Award.

Penulis: Haorrahman
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help