Pakde Karwo Usulkan Penambahan Untuk Perubahan APBD 2018 Sebesar 2,4 Triliun

Pemprov Jatim mengajukan nota keuangan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Provinsi Jawa Timur tahun 2018.

Pakde Karwo Usulkan Penambahan Untuk Perubahan APBD 2018 Sebesar 2,4 Triliun
ist/Humas Pemprov Jatim
Pakde Karwo 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengajukan nota keuangan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Provinsi Jawa Timur tahun 2018.

Gubernur Jawa Timur, Soekarwo menjelaskan bahwa angka yang di usulkan oleh Pemprov Jatim mencapai 2,4 triliun Rupiah. Nota keuangan ini telah disampaikan pria yang akrab disapa Pakde Karwo pada sidang paripurna yang digelar pada Jumat (3/8/2018) lalu.

Belanja daerah pada awalnya dianggarkan sekitar Rp30,7 triliun. Kemudian diusulkan berubah di angka Rp33,13 triliun atau meningkat Rp2,4 triliun.

Berdasarkan penjelasan Pakde Karwo, jumlah perubahan anggaran tersebut dalam mempertimbangkan berbagai hal. Di antaranya kepentingan kebutuhan provinsi dengan didasarkan pada pendapatan daerah tahun 2018.

Misalnya, penambahan belanja tak langsung sekitar Rp1,5 triliun.

Anggaran ini di antaranya untuk penambahan beras subsidi (Rp77 miliar) sebagai upaya penanggulangan kemiskinan. Serta, persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 (Rp654 miliar).

Kemudian sisanya untuk anggaran belanja tak langsung.

Di antara fokus peningkatan yang menjadi prioritas pihaknya adalah bidang kesehatan dan pendidikan di Jawa Timur.

"Sebetulnya pada posisi pertama, anggaran ini terkait pelayanan dasar yang menjadi kewajiban Pemrov," kata Pakde Karwo, Sabtu (4/8/2018) di Surabaya.

Terkait bidang kesehatan, Pemprov Jatim akan pemberian pemenuhan Jamkesmas senilai 53 miliar kemudian peningkatan sarana kesehatan di antaranya rumah sakit senilai 433 miliar.

Halaman
123
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved